Satu dari 6 Korban Elpiji Bocor di Pasuruan Tewas, Korban Bocah 10 tahun

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 06 Des 2021 08:34 WIB
elpiji ngowos di pasuruan
Lokasi kejadian (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Semburan elpiji bocor melukai enam penghuni rumah di Pasuruan. Salah satu anak pemilik rumah yang masih berusia 10 tahun meninggal dalam perawatan karena luka bakar parah.

Insiden elpiji bocor itu terjadi di rumah Kosim (39) di Jalan Mangga Gang Mbah Guru Lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/12/2021) pukul 10.00 WIB.

Akibat kejadian ini Kosim, istri dan tiga anak serta ayahnya terluka bakar. Mereka dilarikan warga ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan. Setelah menjalani perawatan sekitar 10 jam, salah satu anak Kosim, Akbar Rifai, meninggal dunia.

Nyawa bocah 10 tahun itu tak tertolong karena mengalami luka bakar hampir seluruh tubuhnya. Ia mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan ďan belakang, kedua tangan, kedua paha dan kaki kiri.

"Meninggal sekitar jam 20.00 tadi," kata Lurah Pogar, Arfian Fakhrudin, Senin (6/12/2021).

Seperti diberitakan, insiden elpiji bocor itu menyebabkan api menyembur melukai enam penghuni rumah.

Kosim mengalami luka bakar kedua kaki dan tangan serta wajah. Istrinya, Dwi Wulandari (32) mengalami luka bakar ringan pada tangan kanan. Sementara ayahnya Supardi (58) mengalami luka pada ke dua tungkai kaki.

Tiga anak Kosim juga mengalami luka bakar serius. Akbar Rifai (10) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan ďan belakang, kedua tangan, kedua paha dan kaki kiri. Afiqoh Azzahra (7) mengalami luka bakar ringan pada kaki kanan. Dan Nazaha Nur Aminah (4) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan, kedua tangan, punggung dan kedua paha.

Polisi menyebut kejadian diduga Kosim yang sedang memasang regulator saat istrinya hendak memasak kurang mengetahui cara pemasangan elpiji. Sehingga pemasangan kurang sempurna.

Simak juga 'Gas Elpiji Meledak, Rumah di Cianjur Porak-poranda & 3 Orang Terluka':

[Gambas:Video 20detik]




(iwd/iwd)