CT Sebut Indonesia Punya Potensi Besar Jadi Pusat Ekonomi Syariah di Dunia

Hilda Meilisa - detikNews
Sabtu, 11 Des 2021 15:22 WIB
Chairul Tanjung Bicara Tantangan Bangkitkan Perekonomian Indonesia
CT saat isi webinar mahasiswa Unusa (Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
Surabaya -

Indonesia memiliki potensi besar menjadi pusat ekonomi syariah di dunia. Untuk itu, masyarakat harus bisa menangkap potensi ini untuk diwujudkan dengan sebaik-baiknya.

Hal ini diungkapkan Founder CT Corp Chairul Tanjung dalam Seminar Menyongsong Abad ke-2 Masa Pengabdian Nahdlatul Ulama yang digelar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

CT, sapaan akrabnya menyebut Presiden Joko Widodo telah menyatakan ekonomi syariah di Indonesia memiliki potensi aset sebesar 2.000 triliun per tahun.

"Tapi kita tahu potensi ini tidak akan pernah jadi realisasi kecuali kita mampu dan mau menghadapi perubahan," tegas CT dalam webinar yang digelar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (11/12/2021).

Tak hanya itu, CT mengatakan potensi Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah dunia ini sebenarnya cukup besar. Karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia.

"Terlihat kita menghasilkan pertumbuhan ekspor produk makanan halal bertambah 17%. Tapi seperti saya katakan, karena volume awalnya kecil, jadi meningkat persentase besar itu tidak menjadikan volumenya menjadi besar," imbuhnya.

CT juga menyebut secara global dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah, Indonesia berada di urutan nomor dua di dunia. CT pun menyayangkan hal ini. Dia percaya Indonesia bisa menjadi nomor 1.

"Seharusnya nomor 1 karena kita negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia," tambah CT.

Selain itu, CT mengungkap jika pendanaan UMKM oleh institusi perbankan syariah sudah sebesar 71 triliun. Namun, dia juga menyayangkan hal ini kurang dimaksimalkan.