Datang ke Surabaya, Zulhas Pendekatan dengan Khofifah untuk Pilpres?

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 10 Des 2021 18:35 WIB
Ketum PAN Zulkifli Hasan
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya - Ketum PAN Zulkifli Hasan mengunjungi Jatim. Zulhas akan mendatangi sejumlah pondok pesantren serta PWNU dan PW Muhammadiyah Jatim. Zulhas juga akan bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Zulhas menyebut, Khofifah salah satu tokoh yang layak naik ke tingkat nasional, salah satunya untuk Pilpres 2024 mendatang.

"Iya besok kunjungi Bu Gubernur. Kalau Bu Khofifah itu layak (maju di Pilpres), kan beliau Mantan Menteri, Gubernur juga, layak jadi apapun," kata Zulhas saat berkunjung di PWNU Jatim, Jumat (10/12/2021).

Zulhas menyebut, Khofifah adalah tokoh potensial yang sudah kenyang pengalaman. Menurutnya, Khofifah sudah memenuhi syarat untuk menjadi tokoh nasional. Apalagi, DPW PAN Jatim telah mengusulkan nama Khofifah sebagai salah satu calon yang ditimbang partai diusung dalam pilpres.

"Ya (DPW PAN Jatim) mengusulkan. Memang beliau layak. Beliau tokoh, Gubernur Jatim, bayangkan Jatim itu jumlah penduduknya seperti satu negara di Malaysia. Jadi memenuhi syaratlah untuk tokoh nasional," terangnya.

Namun, Zulhas belum menjawab terkait adanya potensi dirinya digandengkan dengan Khofifah. "Kalau saya ndak mikir-mikir. Kalau Ibu Khofifah itu layak jadi apapun. Kalau saya gak mikir, jangan masang-masangin dulu," imbuhnya.

Sementara Ketua DPW PAN Riski Sadiq menambahkan, DPW memang mengusulkan Khofifah sebagai salah satu nama yang dipertimbangkan partai dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Mungkin aja (Zulhas-Khofifah), kami menyuarakan bahwa memohon DPP untuk juga memasukkan Ibu Khofifah dalam percaturan tingkat nasional. Bu Khofifah figur perempuan, dan punya background mumpuni, punya modal sosial sebagai Ketum Muslimat. Di mana beliau punya basis massa Nahdliyin yang besar dan telah sekian lama solid. Beliau juga representasi gender perempuan," ungkapnya.

"Bu Khofifah adalah tokoh yang perlu didorong ke tingkat nasional. Lagi-lagi, tinggal bagaimana pasar menyambut, tapi nanti komunikasi politik tetap berjalan. Kita menyodorkan semua kemungkinan termasuk itu (Zulhas-Khofifah)," tandasnya.

(fat/fat)