Buruh Kembali Gelar Demo Soal Susun Ulang-Revisi UMK di Gedung Grahadi

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 12:52 WIB
demo buruh di surabaya
Buruh kembali berdemo di Gedung Grahadi (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Timur menggelar demonstrasi di Gedung Negara Grahadi pada Rabu (8/12/2021).

Pantauan detikcom pada pukul 12.00 WIB, ratusan buruh mulai mendatangi Gedung Grahadi. Salah satu koordinator KSPI Jatim Jazuli mengatakan ada sejumlah tuntutan yang disuarakan oleh buruh.

"Kami meminta Gubernur untuk menyusung ulang UMK tahun 2022 dan UMP tahun 2022 tanpa menggunakan UU Cipta Kerja atau PP nomor 36," kata Jazuli di lokasi, Rabu (8/12/2021).

demo buruh di surabayaGedung Grahadi dipasangi kawat berduri (Foto: Faiq Azmi)

Jazuli menjelaskan buruh juga meminta kepada Gubernur Jatim untuk merevisi Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/803/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2022.

Selain itu, lanjut Jazuli, pihaknya juga meminta kepada Gubernur Jatim untuk segera menetapkan Upah Minimum Sektoral (UMSK) di Jatim tahun 2022 sebagaimana usulan Bupati/Wali Kota serta dari hasil rapat Dewan Pengupahan Jatim dari unsur pekerja.

"Kami juga minta Gubernur Jatim agar memerintahkan kepada Bupati/Wali Kota di Jatim untuk tidak menggunakan UU nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja beserta aturan turunannya dalam hal menangani kasus ketenagakerjaan termasuk juga dalam hal pembuatan perjanjian kerja (PK), peraturan perusahaan (PP) atau perjanjian kerja bersama (PKB)," imbuhnya.

Jazuli menambahkan, buruh juga akan melakukan aksi di Pengadilan Negeri Surabaya, setelah dari Grahadi.

"Kami meminta kepada Hakim Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Surabaya agar memeriksa dan memutus perkara perselisihan hubungan industrial tidak menggunakan UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja karena telah diputus MK inkonstitusional bersyarat dan ditangguhkan pelaksanaannya," tandasnya.

Akibat aksi demonstrasi ini, jalanan di pusat Kota Surabaya menjadi macet. Untuk di kawasan Gubernur Suryo, polisi menutup jalan dan mengalihkan lalu lintas untuk sementara.

(iwd/iwd)