Status Banjir Tanggulangin Tanggap Darurat, Ini Langkah Gus Muhdlor

Suparno - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 12:09 WIB
gus muhdlor
Gus Muhdlor ke lokasi banjir Tanggulangin (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Pemkab Sidoarjo menetapkan status 'tanggap darurat' banjir di Tanggulangin. Banjir melanda tiga desa di Tanggulangin yakni Desa Kedungbanteng, Desa Banjarasri, dan Desa Banjarpanji. Status ini berlaku mulai 7-21 Desember 2021.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengecek dan berkeliling ke tiga desa itu hingga tengah malam. Gus Muhdlor berkeliling dan berbincang dengan warga. Sembari memastikan bantuan sembako terdistribusi dengan baik, Bupati Muhdlor juga berdialog dengan warga di Balai Desa Banjarpanji.

Gus Muhdlor menginstruksikan ke jajaran terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas PU BMSDA, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Tanggulangin serta tiga pemerintah desa untuk bersama-sama bergerak mempercepat penanganan banjir di tiga desa tersebut.

Penanganan yang dilakukan selama tanggap darurat di antaranya percepatan pengurukan material pasir dan batu di jalan Desa Banjarpanji yang tergenang air setinggi 30-40 cm. Selain itu, menyiagakan sejumlah pompa penyedot air yang akan ditempatkan di tiga desa. Pemerintah juga mempercepat pembuatan Kisdam (bendungan sementara) dan menyiapkan bantuan sembako bagi warga yang terdampak.

gus muhdlorFoto: Suparno

"Mulai besok (Selasa, hari ini) sudah dimulai dilakukan pengurukan sirtu di jalan Desa Banjarpanji. Pompa penyedot air juga kita siagakan. Ada 7 pompa yang sudah siap dan rencananya akan ditambah lagi 8 pompa," jelas Gus Muhdlor, Senin malam, (6/12/2021).

Ketiga desa itu menurut Gus Muhdlor sudah dalam pantauan Pemkab Sidoarjo sejak 2018. "Yang jelas bahwa sebenarnnya 3 desa ini adalah desa yang masuk dalam pantauan mulai dari 2018 hingga 2020 mengalami penurunan tanah. Dan angkanya cukup tinggi bahkan tertinggi penurunan hingga 30 sentimeter," ujarnya.

Muhdlor juga menyampaikan prediksi dan peringatan darj BMKG bahwa akan datang air rob yang diperkirakan puncaknya terjadi pada Desember.