Kapolri Jelaskan Langkah Jangka Pendek dan Menengah Tangani Erupsi Semeru

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 06 Des 2021 22:09 WIB
Lumajang -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau tempat lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Ada empat lokasi yang dikunjungi Sigit selama di Lumajang.

Yakni di Posko Tanggap Darurat di Kecamatan Pasirian, RSUD Pasirian, Koperasi Dwijaraharja dan di Lapangan Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro.

Saat berada di lokasi pengungsian, Sigit menyapa dan berbincang dengan beberapa pengungsi. Setelah itu Sigit juga berkoordinasi dengan Tim Basarnas untuk mengetahui kondisi terkini pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru.

"Kita lihat kesiapan Satgas untuk melaksanakan bagaimana langkah-langkah merawat masyarakat yang ditemukan dalam kondisi luka, dan bagaimana juga kesiapan tim DVI untuk mendapatkan masukan dari masyarakat sekitar yang tentunya juga melakukan evakuasi dan pencarian masyarakat yang dilaporkan hilang," kata Sigit di Lumajang, Senin (6/12/2021) malam.

Kapolri kunjungi pengungsi semeruFoto: Dok. Pemprov Jatim

Sigit menyampaikan, hingga Senin (6/12) sore, jumlah warga yang dilaporkan meninggal dunia ada sebanyak 22 orang dan sudah ditemukan. Kemudian, lanjut Sigit, Tim DVI melakukan proses Antemortem dan Postmortem untuk mengenali jenazah.

Lebih lanjut, Sigit menyebut, ada tim healing yang disiapkan Satgas baik itu dari Provinsi Jatim, Kabupaten Lumajang serta TNI-Polri yang siap membantu masyarakat.

"Satgas yang mengelola masyarakat yang mengungsi, karena rumahnya terdampak dan kemudian di dalamnya ada kegiatan trauma healing. Seluruh tim sudah melaksanakan dengan baik, dari Basarnas, BNPB, TNI, Kapolda maupun Brimob, semuanya sudah bekerja dengan sangat baik," lanjutnya.

Sigit menambahkan ada dua langkah yang harus dilakukan untuk jangka pendek dan menengah dalam menangani dampak erupsi.

Kapolri kunjungi pengungsi semeruFoto: Dok. Pemprov Jatim

"Kemudian ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam jangka pendek, bagaimana melanjutkan pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan. Juga saya tadi banyak masukan dari masyarakat, harapan warga karena ada jembatan putus yang menghubungkan wilayah Lumajang menuju ke Malang. Tentunya harus ada langkah cepat untuk dibuatkan jalur alternatif baru," tandasnya.

"Bagi petugas yang bertugas tetap semangat dan saya harapkan pasca bencana ini bisa kembali membaik," pungkasnya.

Saat meninjau lokasi pengungsian, Sigit didampingi oleh Julianti Sigit Prabowo, sekaligus Ketua Bhayangkari, lalu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, serta jajaran Forkopimda.

(iwd/iwd)