Terdengar Suara Gemuruh dari Semeru, Pengungsi yang Nekat Pulang Dievakuasi

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 06 Des 2021 09:55 WIB
Lumajang - Suara gemuruh terdengar dari Gunung Semeru sekitar pukul 08.30 WIB. Beberapa petugas gabungan yang berjaga di pengungsian Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, terpaksa mengevakuasi warga.

Bahkan petugas terpaksa menjemput dan mengevakuasi warga yang nekat kembali ke rumahnya. Petugas langsung menjemput warga dan menggendongnya. Petugas menggendong warga yang sudah sepuh dan anak-anak sembari berlari dan membawanya dengan motor.

Bahkan petugas dengan tergopoh-gopoh menggendong beberapa kambing, karena warga memaksa menuntun hewan ternaknya yang selamat.

warga nekat masuk ke rumahnya dievakuasi karena terdengar suara gemuruh dari atas semeruWarga membawa kambing berlarian menjauh dari kampungnya/ Foto: Deny Prastyo Utomo

Baca juga: Saat Erupsi Gunung Semeru Renggut Belasan Jiwa

"Mbah ayo mbah mbalek, onok banyu mudun banter (Mbah ayo mbah kembali, ada air deras turun," kata petugas Anggota TNI Serka Pribawono kepada warga, Senin (6/12/2021).

Warga kekeuh kembali mengambil harta bendanya seperti pakaian dan hewan ternak seperti kambing dan pakaian. Warga beralasan kembali ke rumah karena mengambil surat-surat penting, mengunci rumah, memberi makan kambing, ayam, bebek dan hewan peliharaan lainnya agar tidak kelaparan.

"Kami sudah mengimbau warga agar tidak kembali, tetap saja mereka pulang. Katanya mau memberi makan kambing dan bebek serta ayamnya yang masih hidup. Padahal sudah ada tanda peringatan agar tidak melintas di area berbahaya," tambahnya.

Dari pantauan detikcom, petugas dan warga tampak berlarian menjauh dari lokasi pengungsian. Tim SAR yang semula mencari korban meninggal Semeru erupsi yang terjebak di Kampung Renteng juga berlarian menjauh. (fat/fat)