Elpiji Bocor, Enam Penghuni Rumah di Pasuruan Terbakar

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 22:14 WIB
elpiji ngowos di pasuruan
Lokasi kejadian (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Semburan elpiji bocor menyebabkan enam penghuni rumah di Pasuruan terbakar. Tiga di antaranya mengalami luka bakar parah.

Peristiwa terjadi di rumah Kosim (39) d Jalan Mangga Gg Mbah Guru Lingkungan Sidodadi, Kelurahan Pogar, Bangil, Kabupaten Pasuruan. Insiden berawal saat istri Kosim hendak memasak. Kosim membantu memasangkan regulator elpiji dari kompor satu ke kompor lain karena salah satu tabung habis.

"Diduga pemasangan regulator kurang sempurna, elpiji bocor dan api menyembur. Kosim spontan mencopot regulator lalu melempar tabung ke dalam bak mandi," kata Kapolsek Bangil Kompol Indro Susetiyo, Minggu (5/12/2021).

Meski sudah dilempar ke bak mandi, api tetap menyala sehingga terjadi kepanikan penghuni rumah. Api membesar dan menyambar Kosim, lalu menyambar ke istri dan tiga anaknya serta ayah Kosim.

elpiji ngowos di pasuruanElpiji ngowos di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)

Korban berteriak minta tolong. Warga kemudian mendobrak pintu rumah korban dan berusaha memadamkan api. Kobaran api padam setelah isi tabung habis.

"Warga kemudian mengevakuasi para korban ke RSUD Bangil," terang Indro.

Akibat kebakaran yang terjadi pukul 10.00 WIB, ini enam penghuni rumah mengalami luka bakar. Beberapa bagian rumah dan perabotan juga terbakar.

"Kemungkinan korban kurang mengetahui cara pemasangan elpiji dan panik ketika terjadi kebocoran gas elpiji," pungkas Indro.

Saat ini, para korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kosim mengalami luka bakar kedua kaki dan tangan serta wajah. Istrinya, Dwi Wulandari (32) mengalami luka bakar ringan pada tangan kanan. Sementara ayahnya Supardi (58) mengalami luka pada ke dua tungkai kaki.

Tiga anak Kosim juga mengalami luka bakar serius. Akbar Rifai (10) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan ─Ćan belakang, kedua tangan, kedua paha dan kaki kiri. Afiqoh Azzahra (7) mengalami luka bakar ringan pada kaki kanan. Dan Nazaha Nur Aminah (4) mengalami luka bakar pada wajah, kepala, badan bagian depan, kedua tangan, punggung dan kedua paha.

"Ada tiga yang lukanya paling parah di atas 50 persen. Kemungkinan akan dirujuk ke Malang atau Surabaya," kata Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Pasuruan, Syaroni, saat melakukan asesmen para korban di rumah sakit.

(iwd/iwd)