Cerita M Yamin Temukan Rupa Mahapatih Gajah Mada dari Celengan di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 09:15 WIB
penampakan Candi atau Gapura Wringinlawang di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto
BPCB Jatim tunjukkan celengan kuno yang ditemukan M Yamin (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

Rupa Mahapatih Gajah Mada yang selama ini diamini banyak orang ternyata hasil penafsiran Mohammad Yamin. Sejarawan sekaligus Menteri Penerangan era Presiden Soekarno itu menafsirkan sosok Gajah Mada dari temuan celengan di Mojokerto.

Yamin menggambarkan rupa Gajah Mada di bukunya berjudul Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Nusantara. Cetakan pertama buku ini tahun 1945 silam. Ia memasang sebuah foto dengan keterangan 'Gajah Mada' di bagian awal buku tersebut.

Sosok arca pada foto tersebut mempunyai wajah yang bulat gemuk dengan tulang pipi dan dahi yang menonjol. Sorot matanya tajam dengan bibir tebal dan hidung yang besar. Menteri Penerangan dan Mendikbud era Presiden Soekarno ini membubuhkan keterangan di bawah foto tersebut.

"Arca tanah liat ini dapat digali dekat Puri Gajah Mada di Terawulan (Majapahit). Rupanya penuh dengan kegiatan yang mahatangkas dan air matanya menyinarkan keberanian seorang ahli politik yang berpemandangan jauh," tulis Yamin yang dikutip detikcom, Sabtu (4/12/2021).

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim Wicaksono Dwi Nugroho mengatakan foto di buku Yamin tersebut merupakan terakota celengan berbentuk kepala manusia. Benda cagar budaya tersebut ditemukan Yamin saat ekskavasi di sebelah barat Candi Wringinlawang di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan Mojokerto.

Baca juga: Mahapatih Gajah Mada Pemersatu Nusantara, Seperti Apa Sosoknya?

"Dalam buku M Yamin ada foto terakota, aslinya itu celengan berbentuk manusia yang ditemukan di Candi Wringinlawang saat M Yamin ekskavasi di sebelah barat candi sebelum ia menulis buku tersebut," terangnya.

Wicaksono menjelaskan sosok Gajah Mada dalam buku tersebut baru sebatas dugaan Yamin. Karena sampai saat ini belum ada satu pun sumber sejarah yang benar-benar sahih terkait rupa Mahapatih Majapahit tersebut.

"Di buku tulisan Yamin, saat ekskavasi menemukan figurin terakota itu yang menurut dia itu bisa saja Gajah Mada. Jadi, masih dugaan M Yamin. Namun, diamini oleh semua. Parahnya dimasukkan di buku-buku sekolah. Padahal, masih dugaan Yamin," jelasnya.

Meski begitu, lanjut Wicaksono, tafsir Yamin bukan tanpa dasar. Berdasarkan peta rekonstruksi Kota Raja Majapahit buatan arsitek Belanda Henri MacLaine Pont dan Naskah Negarakertagama, kediaman Gajah Mada terletak di timur laut dari Kolam Segaran.

"Kediaman Patih Gajah Mada diduga letaknya di Wringinlawang. Sehingga celengan yang ditemukan M Yamin dianggap menggambarkan sosok Gajah Mada. Sah-sah saja sebelum ada data baru. Karena informasi figur Gajah Mada sangat-sangat terbatas," tandasnya.

Tonton juga Video: Rencana Sandiaga Uno Kembangkan Desa Wisata Kampung Majapahit

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)