Nenek 70 Tahun di Banyuwangi Hilang Terbawa Banjir

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 16:38 WIB
nenek di banyuwangi hilang terseret banjir
Lokasi nenek di Banyuwangi hilang terbawa banjir (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Seorang nenek usia 70 tahun warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi hanyut terbawa aliran sungai saat banjir. Korban hanyut saat sedang mencuci pakaian di belakang rumahnya. Hingga saat ini, warga bersama unsur SAR masih melakukan pencarian terhadap korban.

Nenek tersebut adalah Sutiah (70) warga Desa/Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (3/12/2021).

Mulanya korban mencuci pakaian di lokasi tersebut. Korban dan warga setempat memang biasa mencuci pakaian di sungai tersebut. Tiba-tiba hujan turun dan debit air meningkat mengakibatkan banjir.

"Pas nyuci baju ada hujan terus banjir. Kemudian terbawa arus sungai," jelas Sekretaris Desa Wongsorejo, Yoyok Iwan Dani, kepada wartawan.

nenek di banyuwangi hilang terseret banjirLokasi nenek di Banyuwangi hilang terseret banjir (Foto: Ardian Fanani)

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Sudarso membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku mendapatkan laporan dari warga terkait peristiwa tersebut. Sudarso mengaku belum mengetahui secara detil bagaimana persisnya peristiwa tersebut terjadi.

Sudarso mengatakan saat itu korban sebenarnya sempat ditolong warga lain yang saat itu kebetulan bersama-sama mencuci pakaian. Namun terjangan arus sungai lebih kuat sehingga korban terseret arus sungai dan hanyut.

"Saat ini anggota kami sudah menuju ke lokasi kejadian untuk membantu pencarian korban," jelasnya.

Proses pencarian korban saat ini masih berlangsung. Pencarian dilakukan oleh warga bersama TNI dan Polri. Pihak terkait juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Basarnas Banyuwangi untuk melakukan pencarian.

Sementara itu, Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setya Budi mengaku sudah mendapatkan informasi terkait peristiwa tersebut. Pihaknya juga sudah menerjunkan anggotanya untuk membantu proses pencarian korban.

"Kita terjunkan satu tim dengan jumlah personil 5 orang untuk membantu melakukan pencarian," jelasnya. (iwd/iwd)