Kesiapan RS Surabaya Hadapi Gelombang 3 COVID-19 Saat Libur Nataru

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 11:24 WIB
persiapan rs phc surabaya
Kesiapan RS PHC Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Berkaca dari tahun sebelumnya, usai libur Nataru kasus COVID-19 mengalami lonjakan, tak terkecuali di Surabaya. Mengantisipasi lonjakan kasus, RS di Surabaya mulai melakukan kesiapannya.

Seperti RS PHC Surabaya yang meningkatkan pelayanan terhadap konsumen dan kewaspadaan gelombang ketiga COVUD-19. Terlebih adanya varian baru Omicron meski belum masuk Indonesia namun wajib diwaspadai, RS PHC masih memisahkan gedung dan akses masuk bagi pasien Corona dan non COVID-19.

Setiap penjenguk dan pasien yang masuk ke area RS terlebih dulu dilakukan skrining kesehatan. Selain itu perlindungan juga dilakukan untuk para nakes yang bertugas, pemberlakuan general cleaning dan disinfeksi secara berkala hingga penggunaan APD Standar serta vaksinasi dosis ketiga COVID-19 yang mencapai 100%.

"Kami antisipasi penuh untuk wave 3, seperti tenda-tenda darurat dibelakang tidak kami bongkar karena ada jalur pipa oksigen dan lainnya disana. Jadi nanti kalau ada kegawat daruratan lagi kami langsung siaga, tapi kami berharap itu tidak terjadi," kata Dirut RS PHC, Abdul Rofid Fanany saat ditemui di Gedung IHC, Kamis (2/12/2021).

Abdul mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tempat tidur khusus untuk pasien COVID-19 sebanyak 170 bed. Persiapan obat-obatan, APD, bahkan data base relawan juga sudah dipersiapkan.

"Kalau nanti kegawatdarutan dan kegentingan terjadi seperti gelombang dua, kami sudah siap. Relawan yang dulu membantu akan kami hubungi lagi untuk bertugas," ujarnya.

Saat ditanya kapan mulai disiagakan, dia mengaku kesiagaan selalu dilakukan. Contohnya pada bulan Oktober lalu, RS PHC sempat merawat 8 anak buah kapal (ABK) positif COVID-19.

"Kami selalu siaga, seperti bulan Oktober ada 8 ABK yang positif COVID-19 dari KKP. Prosedur perawatan COVID-19 kembali langsung kami jalankan," jelasnya.

Selain itu, RS PHC juga mendapat apresiasi dari BPKN RI usai meninjau penerapan program perlindungan konsumen. Wakil Ketua BPKN RI, Muhammad Mufti Mubarok mengatakan, kunjungan ini juga bertujuan memberikan apresiasi berupa Raksa Nugraha Indonesia Customer Protection Award (ICPA) Kategori Silver kepada RS PHC Surabaya.

"Selain melihat secara langsung penerapan program-program perlindungan konsumen, rangkaian kerja kali ini kami juga bertujuan memberikan apresiasi berupa Raksa Nugraha Indonesia Customer Protection Award (ICPA) Kategori Silver kepada RS PHC Surabaya," pungkasnya.

Untuk menjamin mutu layanan kesehatan sesuai standar, RS PHC Surabaya telah mendapatkan sertifikat Akreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Penghargaan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 di Tempat Kerja dari Kemenaker-RI hingga Lulus Profisiensi Pemantapan Mutu Eksternal Laboratorium PCR dari World Health Organization (WHO).

Lihat juga video 'Jika Omicron Tak Masuk RI, Pemerintah Tak Tambah Peraturan PPKM saat Nataru':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)