Suku Tengger Disebut Keturunan Terakhir Majapahit

M Rofiq - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 08:26 WIB
Suku Tengger Disebut Keturunan Terakhir Kerajaan Majapahit
Suku Tengger keturunan terakhir Majapahit (Foto: M Rofiq/detikcom)

Agama Hindu yang dianut Suku Tengger mengalami akulturasi dengan budaya asli Tengger. Misalnya dalam penggunaan kalimat sapaan "hong ulun basuki langgeng" yang artinya Tuhan tetap memberikan keselamatan yang kekal kepada kita.

Keberadaan suku Tengger ini merupakan keturunan dari penduduk Majapahityang melakukan pelarian saat terjadi peperangan yang menyebabkan runtuhnya kerajaan. Para ahli sejarah mengatakan, penduduk Majapahit merasa terdesak, terlebih ketika agama Islam mulai masuk ke wilayah tersebut.

Sebagian penduduk memilih mengungsi ke wilayah Bali, sementara sebagian yang lain memilih tinggal di kawasan pegunungan yang ada di Jawa Timur, seperti Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Kejadian ini berlangsung pada abad ke-16. Demikian menurut catatan Robert W. Hefner dalam bukunya yang berjudul Hindu Javanese: Tengger Tradition and Islam.

Suku Tengger terkenal dengan keberagaman budaya dan ritual upacaranya. Salah satu yang populer di kalangan masyarakat luas adalah upacara Kasada atau Yadnya Kasada. Upacara ini dilakukan di hari ke-14 pada bulan Kasada dalam penanggalan Jawa.

Upacara Kasada merupakan sebuah ritual yang dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur dan harapan agar dijauhkan dari malapetaka. Upacara ini dilakukan dengan melarung hasil bumi ke dalam kawah Gunung Bromo. Dalam perkembangannya, upacara ini menjadi salah satu hari raya umat Hindu Tengger.


(fat/fat)