Sidoresik Di-launching untuk Revitalisasi Sungai di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 21:15 WIB
Gus Muhdlor launching Sidoresik
Gus Muhdlor launching Sidoresik (Foto: Dok. Pemkab Sidoarjo)
Sidoarjo - Program Sidoresik atau 'Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali' diluncurkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Ini merupakan gerakan sosial yang menggalang kolaborasi banyak pihak untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan sungai di wilayah Sidoarjo.

"Program pemerintah tanpa partisipasi rakyat tidak akan terlaksana dengan baik. Maka kita harus bangun partisipasi, kita galang kolaborasi dengan banyak pihak untuk menjaga sungai, untuk merevitalisasi sungai," kata Gus Muhdor, Selasa (30/11/2021).

Gus Muhdlor tak ingin gerakan semacam ini hanya seremonial saja alias gebyar ketika diluncurkan. "Jangan sampai ini bicara di tataran konsep saja. Harus benar-benar membumi dan direalisasikan di lapangan," jelas Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor menjelaskan, program 'Sidoresik' akan menjadi social movement atau gerakan sosial masyarakat. Menurut Gus Muhdlor, social movement merupakan hal yang wajib untuk selalu didengungkan. Pasalnya keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam pembangunan.

"Gerakan sosial ini paling masif kalau antara pemerintah dan masyarakat visinya sama," ucapnya.

Gus Muhdlor juga berharap melalui program 'Sidoresik' seperti ini mampu menggerakkan masyarakat merasa memiliki Sidoarjo, termasuk dalam menjaga serta merawat sungai.

"Yang pertama harus disasar adalah masalah sampah di sungai. Masalah sungai adalah masalah kita bersama. Semua harus digerakkan, termasuk PKK," ucapnya.

Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, program Sidoresik adalah program menjaga kebersihan sungai usai dilakukan normalisasi. Melalui program tersebut diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungainya.

Dikatakan Gus Muhdlor, Pemkab Sidoarjo mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk melakukan revitalisasi atau normalisasi sungai-sungai yang ada. Menurutnya anggaran tersebut seakan terbuang percuma bila sungai yang telah dinormalisasi kembali kumuh.