3.400 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di Grahadi Surabaya

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 12:31 WIB
demo buruh di grahadi
Kawat berduri dipasang di Grahadi antisipasi demo buruh (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Sebanyak 3.400 personel gabungan dari TNI-Polri hingga Satpol PP akan mengamankan aksi demo buruh. Rencananya, ada ribuan buruh dari sejumlah wilayah di Jatim yang menggelar aksi di Kota Surabaya.

Dari informasi yang dihimpun detikcom, massa buruh akan menyambangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur di Jalan Menanggal Surabaya. Lalu, sejumlah buruh juga diagendakan menuju Gedung Negara Grahadi hingga Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya.

"Untuk mengamankan aksi demonstrasi nanti, ada 3.400 personel gabungan yang disiagakan. Mulai dari personel dari Polda Jatim dan polres jajaran, TNI dan Pemprov Jatim," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko kepada detikcom di Surabaya, Senin (29/11/2021).

Gatot mengatakan pihaknya akan melakukan sejumlah pengalihan arus lalu lintas. Dia mengimbau masyarakat tidak melewati jalur tersebut agar tidak terjadi kemacetan.

"Ada pengalihan arus lalu lintas. Terutama di Grahadi dan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan. Kita mengharapkan masyarakat bisa menghindari jalan tersebut," tambahnya.

Di kesempatan ini, Gatot mengapresiasi jalannya demo buruh pada Kamis (25/11/2021) yang berjalan kondusif. Dia berharap aksi kali ini juga dapat berjalan tertib.

"Kita berharap teman-teman dari yang dari buruh bisa melaksanakan aksi dengan damai dan kondusif, dengan tertib dan prokesnya dijaga dengan ketat. Saya yakin teman-teman buruh tidak anarkis," imbau Gatot.

"Alhamdulillah kemarin kondusif dan diharapkan aksi hari ini juga kondusif dan berjalan lancar," tambahnya.

Tak hanya itu, Gatot juga menyarankan pendemo tidak menggunakan motor. Dia menyebut baiknya rombongan menggunakan bus.

"Kemarin massa dari daerah dikawal oleh polisi satuan lalu lintas sampai ke Surabaya. Imbauannya lebih baik tidak usah menggunakan motor, karena bahaya dan antisipasi hujan. Baiknya menggunakan rombongan dengan bus yang sudah disediakan," pungkas Gatot.

Sementara itu, demonstrasi kali ini masih menyangkut tentang protes UMK yang akan ditetapkan besok. Pendemo menyebut UMK yang ditetapkan Pemprov Jatim tidak mengalami kenaikan yang besar.

(hil/iwd)