Kepsek SMPN 1 Lamongan Raih Prestasi Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2021

Kepsek SMPN 1 Lamongan Raih Prestasi Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2021

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 14:24 WIB
Prestasi Kepala Sekolah Inspiratif Nasional 2021
Foto: Istimewa (Dok Pribadi)
Lamongan - Momen peringatan Hari Guru di Lamongan diwarnai dengan capaian yang membanggakan. Salah satu guru di Lamongan berhasil masuk peringkat ke 6 nasional sebagai Kepala Sekolah Inspiratif 2021.

Sang guru yang masuk sebagai kepala sekolah inspiratif itu adalah Khoirul Anam yang menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Lamongan. Berkat prestasinya ini, Khoirul Anam pun bertandang ke Jakarta memenuhi undangan Mas Menteri, sapaan akrab Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, untuk menerima penghargaan bergengsi itu.

"Alhamdulillah, semuanya berkat doa dan support dari semua, teman-teman guru dan karyawan semuanya, semoga menginspirasi," kata Khoirul Anam kepada wartawan, Jumat (26/11/2021).

Selain menerima penghargaan yang langsung diserahkan oleh Mas Menteri, Anam juga akan menerima uang Rp 5 juta sebagai apresiasi terhadap guru dan tenaga pendidik aspiratif 2021. Anam pun bersyukur berhasil masuk seleksi Kepala Sekolah inspiratif Tingkat Nasional 2021 dan masih kebagian peringkat ke 6 nasional dari nominasi 10 besar.

"Saya mewakili SMPN 1 Lamongan, masuk salah satu finalis itu," terangnya.

Anam menyebut, apa yang diterimanya itu adalah amanat yang harus bisa dipertanggungjawabkan, termasuk bagaimana mempertahankan prestasi tersebut. Bahkan, Anam mengaku harus bisa meningkatkan kualitas bersama para dewan guru dan karyawan SMP Negeri 1 Lamongan.

"Keberhasilan ini adalah keberhasilan keluarga besar SMP Negeri 1 Lamongan," ungkapnya.

Sebelumnya, Direktur Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi memberi apresiasi kepada Guru dan Kepala Sekolah Pendidikan Dasar, serta Pengawas Sekolah untuk seluruh jenjang yang inspiratif di lingkungan Kemendikbud Ristek, termasuk Khoirul Anam. Apa yang dilakukan kementerian ini adalah sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah atas prestasi, kinerja yang dihasilkan dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk mengatasi learning loss di masa pandemi COVID-19.

(fat/fat)