Lepas Ekspor Kopi, Khofifah Bareng Kadin Tingkatkan Produk Lokal Go Internasional

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 20:52 WIB
Khofifah melepas ekspor
Khofifah dan Kadin melepas ekspor kopi (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka pameran Inapro Expo 2021 di Grand City Surabaya bersama Dirjen PEN, Ketum Kadin Pusat, dan Ketua Kadin Jatim. Ajang ini diharapkan Khofifah dapat meningkatkan ekspor produk lokal ke internasional.

"Apa yang coba kita lakukan dengan berbagai ikhtiar dari lokal produk ke global market menjadi suatu harapan baru. Strong partnership harus terus diperkuat, antara Pemprov, Kadin, juga para pelaku usaha," kata Khofifah di Surabaya, Kamis (25/11/2021).

Khofifah mengungkapkan ekonomi Jatim merupakan yang terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Pada triwulan III tahun 2021, kontribusi ekonomi Jatim terhadap nasional mencapai 14,54 persen. Sedangkan kontribusi Jatim terhadap ekonomi Jawa mencapai 25,33 persen.

Mantan Mensos RI ini mengapresiasi acara yang diselenggarakan Kadin tersebut, untuk meningkatkan kembali geliat ekonomi pasca dihantam pandemi.

"Saya sangat berterima kasih karena Kadin telah menyiapkan tutor, asesor yang bersertifikat. Ajang ini dapat meningkatkan ekspor kita. Memang posisi ekspor luar negeri mengalami defisit. Untuk itu perlu upaya meningkatkannya," imbuh Khofifah.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Didi Sumedi menyambut baik pelaksanaan pameran ini untuk pemulihan ekonomi nasional dalam mendukung kemajuan UMKM.

Didi Sumedi mengungkapkan, pada triwulan III tahun 2021, neraca perdagangan Indonesia tumbuh sebesar 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Selama 19 bulan terakhir, neraca perdagangan mengalami surplus. Bahkan pada bulan Oktober 2021 surplus perdagangan Indonesia mencetak rekor tertinggi sebesar US$ 5,7 miliar dan secara kumulatif kinerja ekspor Januari hingga Oktober 2021 mencapai US$ 186,3 miliar naik 41,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Jika peningkatan ekspor ini konsisten sampai akhir tahun, maka Indonesia akan mendapatkan ekspor tertinggi dalam sejarah. Karena sebelumnya ekspor tertinggi sebelumnya terjadi pada tahun 2011 yaitu sebesar US$ 203 miliar. Tren positif ini tidak lepas dari peran vital pengusaha secara konsistensi bersama pemerintah melakukan perbaikan kinerja ekspor," ujarnya.