Siklon Tropis Paddy dan Pengaruhnya di Jawa Timur

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 24 Nov 2021 15:17 WIB
siklon tropis paddy
Foto: BMKG
Surabaya -

Siklon Tropis Paddy menjadi salah satu penyebab terjadinya cuaca buruk di Indonesia. Salah satu yang terkena dampaknya yakni di Jawa Timur.

Di Jakarta, siklon tropis Paddy menyebabkan terjadinya angin kencang. Sedangkan di Jatim, terjadi gelombang tinggi hingga hujan intensitas sedang dan lebat di sejumlah wilayah.

Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Surabaya Teguh Tri Susanto mengatakan dalam update terbaru tanggal 24 November 2021 pukul 07.00 WIB, prediksi 24 jam ke depan BMKG terkait badai siklon tropis Paddy yakni adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di Jawa Timur.

Selain Jatim, hujan intensitas sedang hingga lebat juga melanda wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta.

"Gelombang laut ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter atau moderate dapat terjadi di perairan selatan Jawa Timur hingga Lombok, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga NTB. Selain itu, juga di Perairan Barat Bengkulu, Teluk Lampung bagian Selatan, Selat Sunda bagian utara," kata Teguh di Surabaya, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Angin Monsun Barat-Suhu Muka Laut Hangat Pengaruhi Curah Hujan di Jatim

Sedangkan untuk gelombang laut ketinggian 2,5 sampai 4 meter atau rough Sea tidak terjadi di perairan Jatim. Melainkan terjadi di Perairan barat P. Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai hingga Selatan Jawa Tengah.

Diketahui siklon tropis merupakan badai berkekuatan besar dan memiliki radius yang luas atau bisa mencapai 150-200 km. Dikutip dari website BMKG, siklon tropis terbentuk di atas lautan luas yang umumnya mempunyai suhu permukaan air laut hangat yaitu lebih dari 26,5 derajat celcius.

Sedangkan angin kencang yang berputar di dekat pusatnya mempunyai kecepatan angin lebih dari 63 km/jam.

Siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal yang berskala sinoptik yang tumbuh di atas perairan hangat dengan wilayah perawanan konvektif tebal di sekelilingnya (Dinding nata) dan kecepatan angin maksimum setidaknya mencapai 34 knot pada lebih dari setengah wilayah yang melingkari pusatnya, serta bertahan setidaknya enam jam.

Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata berkisar antara 3 hingga 18 hari. Karena energi siklon tropis didapat dari lautan hangat, siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

Simak video 'Dampak Siklon Tropis Paddy di Wilayah Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)