Ortu dan Guru Minta Maaf Ulah 7 Remaja Pemeran Video Tawuran Bawa Celurit

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 18:53 WIB
Polresta Pasuruan
Mapolresta Pasuruan (Foto file: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan - 7 Remaja Kota Pasuruan, pemeran video tawuran bawa celurit demi konten sudah dikembalikan ke orangtuanya. Sebelumnya, mereka diamankan dan diperiksa selama 24 jam setelah melakukan aksinya.

Kapolsek Purworejo, Kota Pasuruan, Kompol Tatuk Irianto, mengatakan setelah mengamankan para remaja yang masih duduk di bangku SMP itu, pihaknya memanggil orang tua mereka. Ketua RT, Ketua RW bahkan salah satu guru juga didatangkan polisi.

"Semua orang tua kita panggil. Ketua RT dan RW bahkan ada salah satu guru yang kami hadirkan," kata Tatuk, Selasa (23/11/2021).

Menurut Tatuk, para orang tua meminta anaknya diberi pendidikan dan arahan. Mereka berharap anak-anaknya tak ditahan.

"Orang tua minta jangan ditahan dan diberi arahan," terang Tatuk.

Polisi juga meminta para orang tua memberi pengertian dan mengawasi penggunaan gadget anaknya.

"Konten seperti ini jangan dibiarkan. Soalnya masih sekolah, jangan dibiarkan buat konten macam-macam seperti itu. Itu kan merugikan masyarakat, dikira beneran," terang Tatuk.

7 Remaja pemeran video tawuran bawa celurit demi konten itu diamankan, Kamis (18/11) atau sehari setelah video viral. Mereka sempat menjalani pemeriksa selama 24 jam di kantor polisi.

Polisi akhirnya menyerahkan mereka ke orang tua masing-masing setelah membuat pernyataan tertulis permintaan maaf dan janji tak akan mengulangi perbuatannya lagi. "Kasus ini sudah selesai," pungkas Tatuk.

(fat/fat)