Satu Keluarga Tewas Setelah Mobil Tertabrak KA, Polisi: Sopir Kurang Konsentrasi

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 17:51 WIB
Pasuruan - Empat penumpang tewas setelah Daihatsu Taft tertabrak Kereta Api (KA) Tawangalun di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Polisi menyebut pengemudi mobil kurang hati-hati.

Taft nopol N 1898 VQ yang dikemudikan Steffen Fang Nyoto (22) awalnya berjalan dari arah barat ke timur. Saat kereta jurusan Banyuwangi-Malang melaju dari arah utara ke selatan, mobil menerobos sehingga tertabrak kereta.

"Mobil kurang konsentrasi, kurang hati-hati," kata Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan Ipda A Kunaefi, Jumat (19/11/2021).

Menurut Kunaefi mobil seharusnya mendahulukan kereta api sesuai pasal 114 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Korban kecelakaan maut ini yakni Ratna Indra Warni (55), Djemy Nyoto (64), keduanya beralamat di Dusun Gunting, Desa Sentul, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan serta Steffen Fang Nyoto (22) dan Velisa Yulian (24), keduanya beralamat di Jalan Tangkuban Prahu, Petemon, Sawahan, Surabaya.

Diberitakan sebelumnya, mobil Taft tertabrak Kereta Api (KA) Tawangalun di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Kecelakaan kereta jurusan Banyuwangi-Malang dan mobil nopol N 1898 VQ terjadi, Jumat (19/11/2021) pukul 12.00 WIB. (iwd/iwd)