Ekspor Tanaman Hias Saat Pandemi COVID-19 Meroket hingga Miliaran Rupiah

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 15:08 WIB
Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak
Tanaman hias siap ekspor (Foto: Andhika Dwi/detikcom)
Kediri -

Tingkat ekspor tanaman hias dari Jawa Timur melesat tahun kedua Pandemi COVID-19. Hal itu diungkap Kementerian Pertanian Wilayah Kerja Kantor Pos Kediri-Karantina Pertanian Surabaya.

Data Indonesia Quarantine Full Automation System (IQFAST) Badan Karantina Pertanian bahwa tahun 2019, kegiatan ekspor tanaman hias yang dilalulintaskan melalui Kantor Pos Kediri hanya 13 kali dengan nilai Rp 13 juta. Sementara tahun 2020 berhasil mencatatkan 2,772 kali dengan nilai Rp 2,3 miliar. Tahun 2021 hingga Oktober 2021 ini melesat hingga 15,338 kali dengan nlai sebesar Rp 11,9 miliar.

Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak mengatakan masa pandemi sektor pertanian diakui tetap menjadi penopang ekonomi Indonesia.

"Dapat dikatakan selama pandemi, ada bencana ada hikmah. Di luar negeri pada saat ini, orang mulai memiliki hobi menghias rumah, memperbaiki rumah sehingga mereka mulai barang-barang salah satunya tanaman hias," kata Musyaffak saat membuka acara bimbingan teknis perkarantinaan ekspor tumbuhan di Kota Kediri, Selasa (16/11/2021).

Musyaffak menambahkan ekspor ini harus dipertahankan dan ditingkatkan. Peningkatan ekspor tanaman hias ini juga tidak lepas dari dukungan dari semua pihak, ada kontrol, PT Pos Indonesia, Bea cukai dan Dinas Pertanian.

"Tentunya di sini harus memberikan dukungan yang tidak bertanggung jawab pada pengguna jasa agar tidak ada lagi Notification of Non Compliance (NNC) dari negara tujuan," jelasnya.