4 Fakta Ibu Siksa Anak Balitanya hingga Tewas Karena Alasan Sepele

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Nov 2021 11:46 WIB
pembunuhan di surabaya
AS, ibu muda yang siksa anak balitanya hingga tewas (Foto: Dok. Polrestabes Surabaya)
Surabaya -

Seorang ibu di Surabaya tega menganiaya anaknya yang masih balita hingga tewas. Penganiayaan ini terjadi karena alasan sepele.

Berikut 4 fakta penganiayaan balita oleh ibunya hingga tewas :

1. Dianiaya hingga Tewas, Balita Sempat Dipukul-Didorong

Ibu kejam yang melakukan penganiayaan pada bayinya yakni AS (24). AS menganiaya MTP, anaknya yang masih berusia 4 tahun.

Ibu muda itu memukul hingga mendorong korban, menurut informasi dibekap bantal, hingga kehabisan napas.

"Mengakui (penganiayaan), di kemplang. Kemudian di leher belakang, dipegang ditaruh (didorong) di kasur, akhirnya nafasnya terganggu," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana kepada detikcom, Rabu (10/11/2021).

2. Balita Alami Luka Lebam hingga Pipi Berdarah

Pengakuan sang ibu ini sesuai dengan hasil visum. Di mana hasilnya menyebut ada bekas pukulan benda tumpul pada tubuh korban.

Luka lebam itu ada pada kaki, paha, dan anggota badan lainnya. Bahkan, pipi balita tersebut berdarah setelah sebelumnya bengkak akibat dipukul.

3. Motif Penganiayaan Karena Korban Sering BAB di Celana

Ternyata, penganiayaan tersebut terjadi karena hal sepele. Sang ibu diduga emosi karena anaknya sering buang air besar di celana. Selain itu, sang ibu juga kesal karena korban kerap mengganggu adiknya.

"Motif tersangka melakukan tindakan penganiayaan terhadap anaknya tersebut diduga karena rasa emosi dan kesal yang tidak terkontrol dikarenakan korban susah dikasih tahu terkait sering buang air besar di celana, dan sering mengganggu anak tersangka yang masih balita," ujar Mirzal.

4. Ibu jadi Tersangka

Korban sendiri awalnya memang tidak hidup bersama ayah dan ibunya. Si balita tersebut dititipkan ke neneknya, MJT, yang ada di Jalan Srengganan. Namun sebulan terakhir korban diambil oleh ibunya dan diasuhnya sendiri. Namun bukan asuhan yang didapat, korban justru disiksa hingga tewas.

Korban telah disiksa selama kurang lebih dua minggu. Polisi pun menetapkan ibu tersebut menjadi tersangka.

Dalam kasus ini, pelaku terancam dijerat Pasal 80 ayat (3) UU RI No. 35 Tahun 2014 Atas Perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan atau pasal 44 ayat (3) UU RI No. 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP.

Lihat juga Video: Geger! Penemuan Jasad Bayi di Pinggir Sungai Ciliwung Bogor

[Gambas:Video 20detik]




(iwd/iwd)