600 Hektare Hutan di Kota Batu Beralih Fungsi

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 14:22 WIB
Alih fungsi hutan lindung menjadi lahan sayur di Lereng Arjuno
Alih fungsi hutan lindung jadi lahan sayur di Lereng Arjuno/Foto: Istimewa (Dok Profauna Indonesia)
Candra mengaku, peralihan fungsi hutan menjadi lahan garapan akan dievaluasi kembali. Di sana, memang ada masyarakat yang menanam untuk sayuran.

"Yang terjadi di sini adalah perlu kita identifikasi ulang ada namanya penggarapan lahan oleh teman-teman kita masyarakat gitu ya. Untuk tanaman sayur-sayuran itu ada," akunya.

Menurut Candra, kondisi itu akan menjadi PR untuk segera diselesaikan, dengan melibatkan desa, masyarakat, instansi terkait untuk alih komoditi.

"Jangan tanaman semusim tetapi tanaman tahunan. Sehingga akan memperkuat permukaan tanah, yang akan mengurangi yang namanya run off atau tanah yang terbawa oleh air yang nanti terjadi timbunan di hilir, itu yang penting," tuturnya.

Candra menyebut, dari 600 hektare yang beralih fungsi tersebut hanya sekitar 100 hektare menjadi lahan pertanian. Akan tetapi kondisi bukan murni lahan kosong, karena masih ada pepohonan.

"Memang dulunya adalah hutan, ada 100 hektare yang digarap sebagai lahan pertanian. Tetapi bukan lahan kosong masih ada pepohonan di sana," tegasnya.

Candra menambahkan, pihaknya tidak lagi melakukan penebangan sejak 2005. Karena Batu merupakan catchment area (tangkapan air) yang perlu dipertahankan.

"Kita tahu di sini (Batu) merupakan catchtmen area harus dipertahankan. Air itu menjadi perhatian utama kami karena curah hujannya yang cukup tinggi," pungkasnya.


(fat/fat)