Kota Kediri Gelar Tinju Nasional yang Pertama dalam 10 Tahun Terakhir

Andhika Dwi - detikNews
Senin, 08 Nov 2021 09:49 WIB
Pemkot Kediri bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) menggelar pertandingan tinju. Sebab, lebih dari 10 tahun atlet tinju Kota Kediri tidak itu pertandingan tinju skala nasional.
Pertandingan tinju di Kota Kediri/Foto: Istimewa
Kediri -

Pemkot Kediri bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) menggelar pertandingan tinju. Sebab, lebih dari 10 tahun atlet tinju Kota Kediri tidak ikut pertandingan tinju skala nasional.

Pertandingan tinju di Kota Kediri ini digelar di GOR Jayabaya, Minggu (7/11). Pertandingan tersebut menghadirkan petinju profesional Alexander Bajawa dan Michael Speed Sigarlaki.

Dikarenakan dalam kondisi pandemi, acara diselenggarakan tertutup dan disiarkan langsung di Kanal YouTube Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Dalam sambutannya ia mengatakan, sosialisasi cukai kali ini berbeda agar masyarakat memiliki ketertarikan lebih tinggi, sekaligus untuk mengedukasi seluruh masyarakat. Tidak hanya warga sekitar, namun jangkauannya jauh lebih banyak mengingat acara tersebut juga disiarkan langsung lewat YouTube.

"Ini cara baru, kali ini Pemerintah Kota Kediri bekerja sama dengan Bea Cukai Kediri bersosialisasi untuk menggempur rokok yang tidak bercukai, liquid vape yang tidak bercukai. Dengan acara ini kita sekaligus ingin atlet-atlet juga ada media untuk bertanding. Jadi sekali dayung dua tiga pulau terlampaui," kata Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mas Abu, Senin (8/11/2021).

Selanjutnya, lewat gelaran tinju tersebut, Wali Kota Kediri juga berharap ke depan akan lahir atlet-atlet tinju dari Kota Kediri. "Mudah-mudahan kita sekaligus bisa menjaring atlet-atlet yang bisa membawa nama harum Indonesia, khususnya Kota Kediri," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Kediri sekaligus mengucapkan terima kasih kepada asosiasi tinju Indonesia, dan berharap ke depan bisa menyelenggarakan acara yang lebih besar sehingga bisa mengenalkan tinju ke masyarakat luas.