Ini Rekomendasi BNPB Cegah Banjir Bandang Susulan di Kota Batu

Muhammad Aminudin - detikNews
Minggu, 07 Nov 2021 17:15 WIB
Alih fungsi hutan lindung menjadi lahan sayur di Lereng Arjuno
Alih fungsi hutan lindung jadi lahan sayur di Lereng Arjuno/Foto: Istimewa (Dok Profauna Indonesia)
Batu - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan peralihan jenis tanaman di lereng Gunung Arjuno. Dari saat ini tanam sayur ke tanaman keras. Rekomendasi ini diberikan pasca banjir bandang di Kota Batu menelan tujuh korban jiwa.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, salah satu faktor penyebab dari banjir bandang di Kota Batu adalah perubahan vegetasi lingkungan di lereng Gunung Arjuno.

"Melihat sepanjang bantaran sungai, cukup banyak kebun semusim dibuat di lereng tebing sungai. Hujan intensitas tinggi, ini kita lihat seperti meleleh. Karena akar dari sayuran, akar dari tanaman semusim tidak mengikat tanah. Akibatnya hujan tinggi ini akan membawa sehingga tanah turun ke bawah," kata Abdul Muhari kepada wartawan, Minggu (7/11/2021).

Dari fakta tersebut, pihaknya merekomendasikan supaya masyarakat di sekitar lereng Gunung Arjuno tidak lagi menanam sayuran. Melainkan berganti kepada tanaman yang memiliki akar kuat dan bisa menahan laju air.

"Sejak sejak beberapa tahun yang lalu, BNPB mengedepankan mitigasi bencana berbasis ekosistem karena sangat banyak pohon-pohon endemik di Indonesia tidak terkecuali dari Jawa Timur yang bisa kita manfaatkan," ungkapnya.

Meski demikian, BNPB juga mendorong pohon ditanam sebagai pengganti sayuran memiliki nilai ekonomis. Agar masyarakat juga bisa mengambil keuntungan tanpa harus mengabaikan ekologi lingkungan.

"Kami merekomendasikan pola-pola untuk heterogen kan penanaman buah-buahan. Pohon yang pada intinya bernilai ekologis tinggi. (Selain) bisa berfungsi sebagai alat untuk mengkonservasikan kawasan, juga ada fungsi ekonomisnya. Itu sangat banyak, ada alpukat, mangga, ada sukun tadi kata Bu Wali dan lain-lain, ada kopi juga," tandasnya.

Sementara Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memastikan, seluruh rekomendasi BNPB akan diperhatikan dengan baik. Pemkot Batu akan berusaha mempersiapkan tempat yang aman untuk warga.

Kemudian juga akan menanam vetiver atau tanaman akar seperti rumput di lereng terjal yang memiliki kemiringan lebih dari 30 derajat.

"Ini semua akan dilakukan dan kita komunikasikan juga dengan kementerian LHK dan pertanian," kata Dewanti. (fat/fat)