Sulap Sungai Kotor Jadi Tempat Budidaya Ikan, Satpam Pasuruan Ini Raup Cuan

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 07 Nov 2021 09:42 WIB
Sulap Selokan Jadi Tempat Budidaya Ikan, Satpam Pasuruan Ini Raup Cuan
Sungai kecil disulap jadi budidaya ikan (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan - Sugianto (36) satpam asal Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, menyulap sungai kotor menjadi kolam ikan. Hasilnya, selain sungai menjadi bersih, dia mendapat uang dari hasil panen.

Sugianto mengungkapkan inisiatif mengubah sungai kotor menjadi kolam dimulai pada 2019 saat awal masa pandemi COVID-19. Situasi sulit pandemi memaksanya harus memeras otak mencari penghasilan tambahan.

Dia akhirnya menemukan ide membersihkan sungai kecil di depan rumahnya untuk dijadikan kolam.

Sungai kotor penuh sampah kemudian dibersihkan. Dengan sabar dan tekun, dia memunguti sampah di sungai selebar 2 meter itu. Sungai yang ia bersihkan sepanjang 15 meter.

"Dulu kotor sekali. Banyak sampah plastik hingga popok. Saya bersihkan sendiri," kata Sugianto, Minggu (7/11/2021).

Sulap Selokan Jadi Tempat Budidaya Ikan, Satpam Pasuruan Ini Raup CuanSulap Selokan Jadi Tempat Budidaya Ikan/ Foto: Muhajir Arifin

Setelah sungai dibersihkan, Sugianto kemudian membeli bibit ikan nila, mujaer hingga tombro senilai Rp 200 ribu. Ia tabur ribuan bibit ikan ke sungai yang sudah dijadikan kolam.

Ayah dua anak ini merawat ikan dan memberi makan rutin. Beberapa bulan kemudian, hasilnya lumayan. Ia bisa menjual ikan ke tetangga dan kerabat.

"Saya jual Rp 25 ribu/kg. Lumayan hasilnya bisa menambah penghasilan selama pandemi," terangnya.

Hingga kini, kolam sungai milik Sugianto masih terus menghasilkan cuan. Sehingga apa yang dilakukan Sugianto membudidaya ikan menular. Dua tetangganya mulai mengikuti jejaknya menebar benih ikan di sungai. Tentu saja setelah membersihkan sampah.

"Semakin banyak yang menyontoh semakin baik. Sungai kecil maupun selokan yang terlihat kotor bisa bersih. Hasilnya juga lumayan," pungkas Sugianto. (fat/fat)