Warga Sidoarjo Sakit Tumor, Polisi Datang Menjenguk

Suparno - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 18:04 WIB
Seorang warga Sidoarjo menderita tumor di mata. Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro datang menjenguk dan memberi bantuan.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro memberi bantuan ke Astri Lilik Astika/Foto: Suparno
Sidoarjo -

Seorang warga Sidoarjo menderita tumor di mata. Kapolresta Sidoarjo Kombes Kusumo Wahyu Bintoro datang menjenguk dan memberi bantuan.

Warga yang sakit tumor tersebut yakni Fungki Suderajat (28) warga Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian. Ia sakit sejak 2018.

Kusumo menjenguk didampingi Kapolsek Krian Kompol Mukhlason. Fungki tinggal bersama dua adik dan ibu kandungnya, Astri Lilik Astika di sebuah kamar kos. Kapolresta prihatin melihat kondisi Fungki yang terbaring beralaskan kasur di lantai.

"Kami sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat, ada warga di Barengkrajan, Krian yang menderita sakit tumor membesar di bagian mata. Karenanya sebagai wujud kepedulian Polri pada masyarakat, kami datang membesuk dan memberikan bantuan," ujar Kusumo di Krian, Selasa (2/11/2021).

Melalui kesempatan ini, ia berharap sakit yang diderita Fungki segera diberi kesembuhan dan sehat kembali. Serta keluarga diberi ketabahan dalam menjalani ini semua.

"Dari sini kami akan bahas dengan pemerintah maupun pihak terkait, untuk membantu pengobatan yang bersangkutan," jelas Kusumo.

Menurut Astri, pada 9 Desember 2019, putra pertamanya itu dioperasi di RSU dr Soetomo Surabaya. Setelah itu, tumor muncul kembali hingga seperti sekarang ini. Ia pun memutuskan pengobatan rawat jalan ke rumah sakit, dikarenakan tidak ada biaya.

"Untuk biaya berobat pun kami harus mencari pinjaman ke sana kemari. Termasuk biaya iuran BPJS Kesehatan terhenti beberapa bulan karena tidak ada biaya. Kini kami hanya bisa pasrah, semoga ada keajaiban dari Allah," kata Astri.

Didatangi Kapolresta Sidoarjo, Astri merasa memiliki sebuah harapan besar. Bahwa masih ada yang peduli atas apa yang dialaminya. Astri tidak punya rumah tinggal. Ia harus menjadi orang tua tunggal dengan menanggung beban berat sebagai buruh cuci pakaian, guna menghidupi ketiga anaknya. Kini salah satu anaknya mengalami sakit tumor.

"Kepedulian dari Pak Kapolresta Sidoarjo menjadi penyemangat kami kembali. Semoga beliau diberi keberkahan dan selalu dilindungi Allah dalam menjalankan tugasnya," pungkas Astri.

(sun/bdh)