Pemuda di Nganjuk Meninggal Usai 9 Bulan Berjuang Lawan Kanker Kerongkongan

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 19:02 WIB
Pemuda Nganjuk 9 bulan kanker kerongkongan
Fajar Septiawan saat menjalani perawatan di RSUD Kertosono/Foto: Sugeng Harianto
Nganjuk -

Fajar Septiawan warga Desa Sumberkepuh, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk meninggal dunia. Ia meninggal setelah 9 bulan berjuang melawan kanker kerongkongan.

Pemuda berusia 20 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD Kertosono, Nganjuk. "Betul meninggal dunia tadi pagi," kata dr Mamluatul Karimah, selaku dokter jaga RSUD Kertosono saat dikonfirmasi detikcom, Senin (5/7/2021).

Mamluatul menambahkan, Fajar meninggal setelah masuk ruang ICU tiga hari yang lalu. Fajar yang divonis kanker kerongkongan sudah sembilan bulan tidak berdaya dan kehilangan separuh berat badannya.

"Memang kondisi tubuhnya kurus karena nutrisi tidak bisa normal masuk ke tubuh. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin." terang Mamluatul.

Fajar merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Menurut sang ibu, Sumarsih (41), kondisi Fajar normal sebelum kena kanker kerongkongan. Berat badannya sekitar 80 kg dengan tinggi badan 183 cm. Namun setelah 9 bulan terbaring sakit, berat badan Fajar tinggal 40 kg.

"Allah lebih sayang Fajar, mohon doanya semoga khusnul khatimah. Kita sudah berusaha, mulai masuk ICU kemarin Sabtu (3/7) ngedrop," papar Sumarsih.

Sejak sembilan bulan lalu, Fajar sering keluar masuk rumah sakit. Baik ke RSU dr Soetomo Surabaya maupun RSUD Kertosono Nganjuk. Badan Fajar semakin kurus setelah dilakukan kemo atas kanker kerongkongan yang dideritanya.

(sun/bdh)