Santriwati di Jombang Sempat Menangis Histeris Takut Divaksin

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 17:49 WIB
Seorang santriwati di Jombang menangis histeris dan meronta karena takut divaksin COVID-19. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho turun tangan membantu menenangkan santriwati tersebut.
Vaksinasi seorang santriwati di Jombang yang menangis histeris/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Jombang -

Seorang santriwati di Jombang menangis histeris dan meronta karena takut divaksin COVID-19. Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho turun tangan membantu menenangkan santriwati tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi saat Polres Jombang menggelar vaksinasi di Ponpes Walisongo, Desa Cukir, Kecamatan Diwek. Seorang santriwati tiba-tiba menangis histeris saat mendapatkan giliran disuntik vaksin Sinovac.

Sejumlah guru dan tenaga kesehatan yang bertugas pun berupaya membujuknya agar masuk ke ruangan untuk vaksinasi. Namun, santriwati berusia 13 tahun ini terus meronta sembari menangis histeris lantaran takut disuntik.

"Mboten (tidak), endak mau, takut sakit," ujarnya, Kamis (28/10/2021).

Melihat kejadian ini, AKBP Agung turun tangan membantu menenangkan santriwati tersebut. Ia lantas mengedukasi si santriwati agar tidak takut disuntik vaksin COVID-19.

"Tidak apa-apa, tidak sakit. Santri harus kuat, ini untuk kesehatan bersama," ujarnya.

Agung pun berhasil menenangkan santriwati tersebut. Siswi kelas 7 MTs itu akhirnya bersedia divaksin dengan didampingi gurunya.

Agung menjelaskan, vaksinasi dosis kedua hari ini menyasar 1.000 santri Ponpes Walisongo. Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan vaksinasi COVID-19 di Jombang sesuai arahan Presiden Jokowi dan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

"Capaian vaksinasi Polres Jombang bersama Dinas Kesehatan dan TNI untuk lansia 54,6 persen, dosis pertama secara umum sudah 76 persen," pungkasnya.

(sun/bdh)