NasDem Gelontor 5.000 Vaksin Sinovac untuk Warga Ponorogo

Charoline Pebrianti - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 19:43 WIB
vaksinasi nasdem di ponorogo
NasDem menggelontor 5 ribu vaksin Sinovac di Ponorogo (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Partai NasDem membagikan vaksin gratis bagi warga Ponorogo. Total ada 5 ribu dosis vaksin jenis Sinovac yang diberikan. Desa yang dipilih berdasarkan jumlah peserta vaksin yang belum mencapai 50 persen.

"Hari ini partai NasDem pertama melaksanakan vaksin di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo," tutur Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Politisi NasDem ini menambahkan di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo ada 300 dosis vaksin yang diberikan ke warga setempat. Namun antusias masyarakat ternyata luar biasa.

"Saya lihat antusias masyarakat luar biasa, tadi melebihi kuota harusnya 300 yang datang lebih dari itu," terang Yuni.

Menurut Yuni, antusias masyarakat ikut vaksin membludak artinya masyarakat ingin sehat dan ingin segera terlepas dari COVID-19. Meski saat ini kasus turun, Yuni tetap mengimbau masyarakat agar menjaga prokes meski sudah vaksin.

"Semoga vaksinasi ini berhasil dan sukses membuat masyarakat sehat," papar Yuni.

Sementara, Wakil Ketua Bidang OKK DPW Nasdem Jawa Timur Ipong Muchlissoni menambahkan untuk Dapil VII ada 25 ribu vaksin yang dibagikan.

"Jadi dari 25 ribu dosis, dibagi ke Pacitan 6 ribu, Magetan 5 ribu, Trenggalek 3 ribu, Ponorogo 5 ribu dosis," imbuh Ipong.

Selain di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo vaksinasi juga dilaksanakan di Desa Jurug, Kecamatan Sooko. Di Desa Jurug dibagikan 200 dosis vaksin jenis Sinovac.

Menurut Ipong, giat ini sebagai bentuk kepedulian dan keinginan NasDem membantu pemerintah serta masyarakat dalam rangka terciptanya herd immunity atau imunitas bersama seluruh masyarakat.

"Karena di Ponorogo, di Jurug saja vaksinasinya belum sampai 50 persen maka kita sebagai bagian dari masyarakat, bagian dari kekuatan negara parpol NasDem ingin membantu mempercepat itu seperti yg dilakukan kepolisian, Kodim dan sebagainya," tandas Ipong.

Ipong menambahkan jumlah dosis vaksin ini dibagi sesuai dengan jatah yang ada. Misalnya, untuk Jurug ini dijatah 200 dosis dibilang sedikit. Namanya membantu, pasti tidak bisa sepenuhnya. Sebab, tugas utama vaksin dari pemerintah.

"NasDem ini hanya membantu saja supaya apa yg menjadi tugas pemerintah lebih cepat terlaksana," pungkas Ipong.

(iwd/iwd)