Mahfud Md Tegaskan Korupsi Bukan Budaya Tapi Kejahatan: Harus Disikat

Amir Baihaqi - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 18:30 WIB
Menkopolhukam Mahfud Md
Menkopolhukam Mahfud Md di Polda Jatim (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Menkopolhukam Mahfud Md menyebut saat ini pemerintah sedang mencoba melakukan pendekatan budaya. Hal itu ia ungkapkan dalam sambutan di acara silaturahmi bersama seniman dan budayawan se-Jawa Timur.

"Lalu sekarang dicoba pendekatan budaya. Pendekatan hati nurani yang muncul sebagai refleksi dari kebiasaan rakyat Indonesia sejak dahulu. Dan itu ditampilkan para budayawan yang selalu membuat orang lain senang, tidak membiarkan adanya teror dan tidak membuat keresahan dan sebagainya," kata Mahfud dalam sambutannya di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Minggu (24)10/2021).

Menurut Mahfud, pendekatan budaya ini awalnya merupakan usul dari KH Mustofa Bisri atau Gus Mus. Sebab selama 76 tahun merdeka, Indonesia belum pernah mencoba pendekatan budaya. Ia kemudian memaparkan sejumlah pendekatan yang pernah digunakan oleh Soekarno dan Soeharto hingga saat ini.

"Gus Mus itu pernah usul, Indonesia ini dalam penyelenggaraan pemerintahan selama puluhan tahun. Sekarang 76 tahun merdeka itu belum pernah mencoba pendekatan budaya. Pendekatan keamanan dulu Bung Karno. Karena banyak pemberontakan yang dilakukan. Dan sekarang gak banyak lagi. Zaman Pak Harto pendekatan ekonomi, ambruk juga. Lalu ada pendekatan politik, sekarang ini bebas apa saja. Ada yang bilang kebablasan," jelas Mahfud.

Untuk itu, lanjut Mahfud Md, para seniman saat ini diimbau agar mampu memberikan dan menimbulkan kegembiraan. Bukan sebaliknya membuat keresahan apalagi dalam situasi pandemi COVID saat ini. Ia kemudian mengutip pernyataan KH Zainuddin MZ bahwa orang hidup harus mempunyai iman, ilmu, dan seni.

"Seniman, seni itu bagian dari budaya juga begitu supaya menimbulkan kegembiraan, optimisme dan harus senang. Bukan meresahkan masyarakat dalam situasi seperti ini," ujar Mahfud.

"Dulu ada ungkapan dari Pak Zainuddin MZ. Apa ungkapannya kalau orang hidup itu perlu punya 3 hal. Iman, ilmu dan seni. Kenapa? Dengan iman hidup menjadi berkah, dengan ilmu hidup menjadi terang, dengan seni hidup menjadi indah," tuturnya.

Mahfud Md kemudian memaparkan definisi dari budaya. Menurutnya budaya atau seni merupakan hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang selalu melahirkan keindahan dan kebaikan. Untuk itu, ia tidak sepakat jika ada budaya yang hanya menimbulkan kejelekan seperti budaya korupsi.

"Budaya itu kata definisi arti hasil cipta, rasa, karsa terus budaya itu kan melahirkan keindahan dan kebaikan. Oleh sebab itu karena ada cara hidup manusia yang muncul dalam kebiasaan jelek tidak boleh dianggap budaya. Karena budaya itu daya cipta, rasa, karsa manusia. Ada orang bilang itu ada budaya korupsi. Itu bukan budaya, itu kejahatan. Bukan budaya, harus disikat. Harus ditindak. Kalau ada budaya korupsi," tandas Mahfud.

(iwd/iwd)