7.909 Orang Asing Tinggal di Jatim, WN China Terbanyak

Suparno - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 13:20 WIB
150 Pengungsi Afghanistan yang sudah bermukim lama di Sidoarjo, melakukan aksi damai di Rusunawa Puspa Agro Desa Jemundo, Taman
Aksi damai pengungsi dari Afghanistan di Sidoarjo (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Jawa Timur termasuk salah satu destinasi yang banyak didatangi orang asing. Dari data Januari hingga September 2021, tercatat ada 7.909 orang asing di Jatim. Paling banyak berasal dari China. Sedangkan yang berstatus pengungsi, Warga Negara Afghnistan mendominasi.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan orang asing di Jatim berasal dari 123 negara berbeda. Yang terbanyak berasal dari Tiongkok (1.409), Malaysia (831), dan Korea Selatan (534).

"Keberadaannya paling banyak di daerah Malang dan Surabaya," kata Krismono dalam siaran pers yang dierima detikcom, (24/10/2021).

Krismono menjelaskan orang asing di Jatim datang dengan berbagai jenis izin. Ada yang menggunakan izin tinggal kunjungan (ITK), izin tinggal terbatas (ITAS) maupun izin tinggal tetap (ITAP).

Malang, lanjut Krismono, dipilih karena selama ini menjadi rujukan bagi pelajar asing. Sedangkan Surabaya banyak dikunjungi oleh pebisnis asing.

"Untuk daerah Ponorogo dan Kediri kebanyakan adalah santri internasional yang banyak menimba ilmu di Ponpes Gontor maupun Al Fatah Temboro," jelas Krismono.

Dari segi pengawasan, Krismono mengatakan bahwa jajarannya telah memiliki 706 tim pengawas orang asing (TimPORA) dari tingkat provinsi hingga kecamatan. Tim tersebut terdiri dari petugas lintas sektoral seperti pemda, polisi, tentara hingga BIN. Sehingga, selain operasi mandiri, petugas imigrasi juga aktif melakukan operasi gabungan. Hasilnya, ada 51 tindakan hukum keimigrasian yang telah dilakukan kepada orang asing.

"Dari jumlah itu, 33 orang asing telah dideportasi dan satu orang asing dilakukan tindakan projusticia," tuturnya.

Simak juga 'Hindari Petugas Imigrasi, TKA China Kabur dan Ngumpet di Semak-semak':

[Gambas:Video 20detik]