Trenggalek Atur Strategi Genjot Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Adhar Muttaqin - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 00:37 WIB
Pemkab Trenggalek mulai mempersiapkan strategi guna memulihkan sektor ekonomi. Sebab, sektor ekonomi ambruk dihantam pandemi COVID-19.
Pemkab Trenggalek mendatangkan sejumlah calon investor dari berbagai kota besar di Jawa Timur/Foto: Adhar Muttaqin/detikcom
Trenggalek -

Pemkab Trenggalek mulai mempersiapkan strategi guna memulihkan sektor ekonomi. Sebab, sektor ekonomi ambruk dihantam pandemi COVID-19.

Salah satunya dengan mendatangkan sejumlah calon investor dari berbagai kota besar di Jawa Timur, untuk meninjau langsung sejumlah peluang investasi yang ada di pesisir selatan maupun pegunungan Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, konsep bisnis trip dilakukan dengan mengajak puluhan pengusaha yang tergabung dalam CEO Jatim tersebut berkeliling di berbagai destinasi wisata, sentra bisnis maupun sejumlah potensi investasi yang lain.

"Harapannya nanti, ini gayung bersambut. Tidak hanya mempersiapkan persiapan pariwisata di Trenggalek, tetapi juga meningkatkan investasi di Trenggalek," kata Mochammad Nur Arifin, Sabtu (23/10) di Pantai Prigi.

Menurutnya, Trenggalek memiliki sejumlah potensi investasi yang cukup besar. Mulai dari sektor pariwisata, perikanan, pertanian hingga hospitality.

Arifin mencontohkan, di Kecamatan Watulimo banyak potensi yang bisa digali untuk dikembangkan oleh para calon investor. Teluk Prigi misalnya, terdapat sejumlah destinasi wisata pantai yang menarik, selain itu juga terdapat potensi sektor perikanan, karena di lokasi tersebut terdapat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi serta pelabuhan niaga.

"Potensi ini juga sejalan dengan dibangunnya bandara di Kediri serta rencana exit tol di Tulungagung. Tentu Trenggalek akan menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih saat ini JLS juga sedang dibangun," imbuhnya.

Bupati Trenggalek menambahkan, selain di pesisir selatan, potensi investasi juga terdapat di wilayah utara Trenggalek. Di lereng pegunungan Wilis di Kecamatan Bendungan, memiliki sektor perkebunan.

"Tentu platform utamanya adalah tourism. Untuk yang lain masih produk hilirisasi di sektor pertanian dan perkebunan. Itu utama karena 70 persen kawasannya adalah kawasan hijauan yang ekonomi masyarakat PDRB-nya paling besar disumbang sektor pertanian, perkebunan dan perikanan," imbuhnya.

Dengan kemudahan investasi tersebut, diharapkan sektor ekonomi masyarakat Trenggalek akan semakin meningkat. Peluang investasi tersebut terbuka lebar untuk masyarakat lokal Trenggalek maupun dari luar kota.

(sun/bdh)