Potret Pos Polisi Angker di Jombang yang Jadi Warung Pecel Lele

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 16:07 WIB
Salah satu pos polisi di jalan nasional Jombang terkenal angker. Menurut warga setempat, kerap muncul penampakan penyeberangan jalan hingga pocong di pos tersebut.
Pos polisi angker di Jombang yang kini jadi warung pecel lele/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Jombang -

Pos polisi di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Jombang disebut angker oleh warga sekitar. Namun sejak 5 tahun lalu, pos polisi tersebut tidak difungsikan.

Bahkan dalam empat tahun terakhir, pos polisi tersebut dimanfaatkan menjadi warung pecel lele. Warung tersebut dikelola Sri Utami (34).

Selama empat tahun berjualan, Sri mengaku tidak pernah diganggu makhluk tak kasat mata. Padahal menurutnya, ia biasa membuka warung sampai malam.

Bahkan, beberapa hari terakhir warungnya buka selama 24 jam. Gangguan justru pernah dirasakan saudaranya yang tidur di dalam warung sebelum buka 24 jam.

"Sejak saya di sini tidak pernah ada kecelakaan. Tidak pernah mengalami kejadian ganjil. Kalau yang tidur di sini pernah dengar ada suara anak menangis," ujar Sri kepada wartawan di lokasi, Jumat (22/10/2021).

Waktu masih menjadi pos polisi, warga sekitar menyebut bangunan itu angker. Ada dua penampakan makhluk halus menurut cerita warga. Yakni penyeberang gaib dan pocong.

Penampakan makhluk halus itu kemudian kerap dikaitkan dengan kecelakaan yang terjadi di sekitar pos polisi tersebut. Seperti yang disampaikan seorang warga, Jamil (60), yang tinggal di seberang pos polisi tersebut.

"Kadang ada perempuan berjalan dari utara, dari arah rumah saya ke selatan masuk ke pos polisi. Ada juga penampakan pocong di dalam pos," kata Jamil.

Sementara Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Fadilah menuturkan, jalur arteri di sekitar pos polisi Sambirejo bukanlah titik rawan kecelakaan. Terbukti sepanjang Januari-September 2021 hanya terjadi 4 kecelakaan lalu lintas di lokasi. Ia menegaskan, penampakan makhluk halus bukan penyebabnya.

"Penyebabnya macam-macam, ada karena kurang hati-hati pengendara, di situ kan jalur arteri karena banyak kendaraan besar melintas. Imbauan kami para pengguna jalan apabila menempuh jarak jauh kalau lelah segera istirahat, berkendara ekstra hati-hati," pungkasnya.

(sun/bdh)