Pelajar Berprestasi

Berkat Boba Pembasmi Nyamuk, 2 Siswa SMA Surabaya Raih Medali Emas Internasional

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 10:42 WIB
Berkat Boba Pembasmi Nyamuk, 2 Siswa SMA di Surabaya Raih Medali Emas Internasional
Dua pelajar berprestasi (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Dua siswa SMA Al-Hikmah Surabaya membuat inovasi pembasmi nyamuk aedes aegypti. Mereka yakni Kaisa Sabila Rahma dan Azhura Himmatana Viandya. Menariknya dari inovasi siswi kelas XI IPA ini membuat boba beraroma rempah dari akar rimpang jeringau (Gulma).

Kasus demam berdarah (DBD) di Indonesia berdsaarkan data kemenkes meningkat. Hingga 14 Juni 2021, kasus DBD di tanah air mencapai 16.320 kasus.

Berbekal inovasinya, kedua siswi ini pun mengikuti ajang Excom Expo Virtual Award Internasional Science Fair di Afrika Selatan pada 11 Oktober 2021 lalu. Penelitian berjudul "The Effectivity of Mollent-Gel (Calamus Mosquito Repellent Hydrogel) in Aedes aegypti" berhasil meraih medali emas.

Kaisa Sabila mengatakan, akar rimpang jeringau sendiri dipilih sebagai anti nyamuk karena memiliki bau yang terbukti dapat mengusir nyamuk, terutama aedes aegypti. Bahkan, dalam penelitiannya ditemukan efektivitas mencapai 80 persen.

"Tanaman ini memiliki aroma seperti rempah-rempah yang tidak disukai nyamuk. Kalau kandungan pada tanaman ini, ada fenol, flavonoid dan soponin dapat membuat nyamuk menghindar dalam beberapa saat," kata Kaisa saat ditemui di SMA Al-Hikmah, Jumat (15/10/2021).

Ia menjelaskan, untuk proses pembuatannya, pertama-tama tanaman rimpang jeringau diambil akarnya. Kemudian akar tersebut dipotong-potong dan direbus, setelah itu diambil extracknya.

"Nah, cairan extrack dari akar tersebut yang digunakan digunakan sebagai obat anti nyamuk. Bisa untuk menyingkirkan bahkan nyamuknya bisa mati jika menghirup dalam waktu lama, " jelas Kaisa.