Kesehatan Mental Intai Penyintas COVID-19, Ini Tips yang Harus Diperhatikan

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 10:00 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Kesehatan mental saat mengalami COVID-19 sangat berdampak. Baik itu dialami diri sendiri atau orang lain. Sebab banyak orang memiliki permasalahan kesehatan mental selama pandemi yang telah berlangsung hampir dua tahun ini.

Selama pandemi COVID-19, semua kegiatan dan aktivitas dibatasi, tak sedikit orang merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Keluhan pun dirasakan masyarakat, tidak hanya fisik namun juga secara psikologis.

Dosen bidang Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Fakultas Psikologi Unair, Atika Dian Ariana SPsi MSc mengatakan di Hari Kesehatan Mental Sedunia, urgensi menjaga kesehatan mental selama berkegiatan di tengah pandemi COVID-19.

"Yang paling utama adalah memperhatikan pola hidup kita seperti komitmen terhadap jadwal keseharian yang kita buat. Ini penting untuk menjaga motivasi hidup kita," kata Atika, Selasa (12/10/2021).

Dia juga menyarankan untuk membuat sebuah spot yang hanya digunakan sebagai tempat kerja atau tempat untuk melakukan pembelajaran daring di rumah. Selain itu, pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bergizi dan seimbang, memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, serta olahraga teratur juga sangat penting untuk diperhatikan.

Meski hanya melakukan kegiatan dari rumah masing-masing, Atika mengingatkan agar tetap terkoneksi dengan orang-orang di sekitar. "Tetap terhubung dengan lingkungan sosial juga penting di tengah pandemi sekarang ini dimana kita tidak leluasa untuk berinteraksi dengan orang lain meskipun hanya dengan menggunakan media daring," ujarnya

Atika menjelaskan, bahwa pentingnya mengatur screen time. Mengingat aktivitas banyak menghabiskan waktu di depan layar monitor untuk bekerja atau mengikuti pembelajaran daring.

"Untuk yang mahasiswa, misalnya, kuliah itu pasti ada selisih waktu 30 menitan, bahkan kadang lebih. Gunakan waktu itu untuk betul-betul istirahat dari layar misalnya dengan stretching serta benar-benar mengalihkan pandangan dari layar," ujarnya.

Terakhir, Atika menyarankan untuk mencari aktivitas yang bermakna dan mungkin belum pernah dilakukan. Banyak orang yang kemudian seperti menemukan hobi baru.

"Makanya, selama pandemi kayak gardening dan bersepeda itu kan happening banget. Ini karena orang jadi punya banyak waktu mengenali siapa dirinya," pungkasnya.

(fat/fat)