Umroh Kembali Dibuka Usai 'Puasa 2 Tahun', Travel Belum Terima Juklak

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 15:42 WIB
Belum ada calon jemaah umroh yang mengajukan refund di agen umroh dan haji, Shafira Tour and Travel. Calon jemaah memahami larangan umroh dari Arab Saudi.
Salah satu travel (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Setelah 'Puasa 2 Tahun' akhirnya umroh kembali dibuka. Penantian jemaah umroh Indonesia akhirnya menemui titik terang. Karena Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memberi lampu hijau untuk berangkat.

Penyelenggara travel di tanah air pun menyambut baik kabar tersebut. Tak hanya itu, upaya pemerintah dalam hal ini lintas kementerian yang telah berjuang agar jemaah Indonesia bisa berangkat umroh diapresiasi.

"Kami mewakili teman-teman penyelenggara umroh dan haji menyambut baik keputusan dari pemerintah Saudi yang telah memberikan titik terang bahwa umroh di Indonesia telah dibuka," ujar CEO Shafira Tour and Travel Andi Alamsyah kepada detikcom, Senin (11/10/2021).

"Mengapresiasi kepada pemerintah karena baru kali ini lintas kementerian secara all out memperjuangkan jemaah Indonesia bisa berangkat umroh. Kalau biasanya dilakukan di kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Agama. Tapi kali ini kemenlu, kemenkes, kemenag dan bahkan kemenhub. Hal itu memberikan effort yang luar biasa sehingga pemerintah Arab Saudi bisa mempertimbangkan untuk membuka kembali bagi Indonesia," imbuhnya.

Meski begitu, lanjut Andi, sampai saat ini pihaknya belum mendapat petunjuk pelaksanaan (juklak) pemberangkatan umroh. Untuk itu, Andi mengaku pihak penyelenggara masih menunggunya.

"Tapi kami sampaikan kepada mereka (Jemaah) bahwa juklaknya belum ada. Itu penting, diizinkan kalau sangat tidak mendukung juga sangat kesulitan. Jadi yang pertama kami tunggu juklaknya. Kedua informasi yang kami dapat beberapa waktu lalu jika umroh itu dibuka itu ada batasan-batasannya," terang Andi.

Adapun batasan yang telah diterima yakni pembatasan usia harus 18 tahun ke atas dan untuk lansia masih diperbolehkan. Sedangkan untuk vaksin, saat ini masih menjadi dibahas lebih lanjut.

Sebelumnya, jemaah Indonesia akan segera melaksanakan umroh. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan Kerajaan Arab Saudi telah memberi lampu hijau untuk jemaah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan lewat Press Briefing Menlu RI, Retno Marsudi, yang diunggah di situs Kemlu, Sabtu (9/10/2021). Retno mengatakan pihaknya telah menerima nota diplomatik dari Kedubes Arab Saudi di Jakarta soal pembukaan pelaksanaan umroh bagi jemaah asal RI di tengah pandemi Corona.

(fat/fat)