Kampung di Pasuruan Sukses Terapkan Urban Farming Saat Pandemi COVID-19

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 15:35 WIB
Kampung di Pasuruan Sukses Urban Farming
Warga sukses terapkan urban farming (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Kampung di Kota Pasuruan berhasil menerapkan urban farming atau pertanian perkotaan di saat pandemi virus COVID-19. Budidaya sayuran organik dikerjakan bersama dan hasil panen dinikmati seluruh warga.

Budidaya sayuran organik berhasil dilakukan warga Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Lahan kosong maupun pekarangan warga ditanami bayam, sawi, cabai, terong hingga gambas.

Seluruh proses persiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan hingga panen dilakukan swadaya. Setelah 3 bulan, aneka jenis sayuran dipanen bersama. Seluruh warga bisa memetik sesuai kebutuhan.

"Awal mulanya karena masa pandemi kan ibu-ibu di rumah saja. Biar nggak ke pasar, akhirnya tanam-tanam. Biar gerak dan tetap sehat. Mereka semangat antusias. Nah kebetulan kelurahan dan kecamatan mendukung. Akhirnya bisa sampai panen," kata salah satu Ketua RW, Nizar, Sabtu (9/10/2021).

Di Kelurahan Sekargadung yang terdiri dari delapan rukun warga (RW), empat RW yang sudah memiliki kebun sayuran organik. Keberhasilan empat RW ini akan ditukarkan ke RW lain.

"Rata-rata luasan lahan 80 meter persegi. Lahan kosong yang nggak dimanfaatkan dijadikan kebun. Hasilnya bisa dinikmati 60 sampai 80 kepala keluarga (KK)," ujar Nizar.

Salah satu warga, Putri Hermalia, mengatakan kebun sayur organik sangat bermanfaat bagi warga terutama kaum hawa. Selain bisa belajar bertanam sayuran organik, juga tetap produktif saat pandemi. Hasil panen juga bisa untuk memenuhi kebutuhan sayuran selama beberapa minggu.

"Kegiatan ini akan tetap dilanjutkan dan dikembangkan ibu-ibu," ujarnya.

Camat Purworejo Alfian Afandi yang ikut memanen sayuran bangga dengan karya warganya. Ke depan pihaknya akan memberikan dukungan penuh baik modal maupun akses pasar.

"Ini hasil karya mandiri warga dan bisa dikembangkan. Kami akan mengupayakan anggaran dan pasar. Produk ini bisa dimasukkan ke pasar-pasar modern," terangnya.

Ia juga berharap kebun organik bisa dicontoh kelurahan lain. "Sekaligus mendukung program pak wali kota, satu kelurahan satu produk unggulan. Mungkin di kelurahan lain bisa buah dan lainnya," pungkas Alfian.

(fat/fat)