Warga Surabaya Diingatkan Ada Penurunan Kualitas Air Sungai Saat Musim Hujan

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 08 Okt 2021 09:00 WIB
air sungai surabaya
Air sungai Surabaya (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)

Volume sampah ini biasanya semakin tinggi di saat-saat tertentu seperti musim hujan. Raymond menyebut besar sampah padat seperti plastik.

"Dari pengamatan kami, jenis sampah semakin banyak. Kalau dulu di hulu itu 30 persen adalah sampah anorganik, sekarang naik menjadi 40 persen seperti plastik kaca dan berbagai material yang tidak bisa diuraikan," ungkapnya.

Hal ini diakibatkan perubahan pola hidup masyarakat, utamanya di masa pandemi. Karena banyak masyarakat yang di rumah saja menyebabkan peningkatan sampah rumah tangga.

"Banyak orang yang tinggal di rumah sebenarnya mengakibatkan kenaikan jumlah sampah rumah tangga. Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai," ujarnya.

Sementara agar tidak terjadi banjir, BUMN pengelola sumber daya air itu juga telah menyiapkan tiga unit eskavator apung. Alat ini untuk melakukan pengambilan sedimen dan sampah dari sungai sepanjang musim hujan.

"Kami akan lakukan pengambilan sedimen di sungai dari Wringin Anom hingga Gubeng. Kami juga akan imbau, minta tolong kepada pemerintah kabupaten kota untuk urusi sampah karena sampah sebenarnya tanggung jawab pemkab atau pemkot," ujarnya.

Selain itu, Raymon mengatakan peran masyarakat juga sangat diperlukan. Di antaranya tidak membuang sampah padat di sungai.


(hil/fat)