Pemkot Surabaya Akan Karantina Atlet yang Pulang dari PON XX Papua

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 22:56 WIB
Senin (4/10), Pemkot Surabaya mengirim surat ke Ketua KONI Jatim. Surat itu berisi soal kebijakan Pemkot yang akan mengkarantina atlet dan official yang pulang dari PON XX Papua.
Surat Pemkot Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya -

Senin (4/10), Pemkot Surabaya mengirim surat ke Ketua KONI Jatim. Surat itu berisi soal kebijakan Pemkot yang akan mengkarantina atlet dan official yang pulang dari PON XX Papua.

Surat yang dikeluarkan oleh BPB Linmas Kota Surabaya itu bernomor 443.2/13174/436.8.4/2021. Surat itu ditandatangani oleh Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto.

Dalam surat tersebut diterangkan, atlet dan official yang akan dikarantina yakni mereka yang merupakan warga Surabaya atau yang berdomisili di Kota Pahlawan.

Ketua Harian KONI Jatim M Nabil mempertanyakan soal surat tersebut. Menurutnya, karantina tidak perlu dilakukan karena para atlet maupun official yang berangkat ke PON XX Papua, sudah melaksanakan tingkatan check up kesehatan.

"Pemkot Surabaya seharusnya mempertimbangkan kebijakannya, karena sebelum berangkat atlet Jatim sudah swab PCR. Saat mau tanding di-swab antigen. Menjelang kepulangan harus swab PCR lagi," ujar Nabil saat dihubungi media, Selasa (5/10/2021).

Dalam surat yang diterima KONI Jatim juga diterangkan, atlet dan official akan dikarantina selama 5 hari. Di mana di hari keempat, mereka akan menjalani swab PCR. Semuanya difasilitasi Pemkot Surabaya.

(sun/bdh)