Benda Bersejarah Abad 17 Saat Kerajaan Blambangan Dipamerkan di Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 18:38 WIB
Benda-benda Bersejarah Abad 17 Dipamerkan di Banyuwangi
Disbudpar Banyuwangi pamerkan benda purbakala (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Selain perkenalan tentang geopark, kegiatan ini juga diisi dengan Kajian Benda Museum yang menghadirkan Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur, khusus untuk mengulik beberapa peninggalan benda purbakala. Kemudian di hari terakhir, akan ada pembacaan dan pengenalan Lontar Yusuf dengan menghadirkan pelakunya langsung dari Desa Kemiren dan Jambesari.

Mocoan Lontar Yusuf merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat suku Osing Banyuwangi berupa pembacaan lontar (naskah) Yusuf. Lontar Yusuf adalah kitab kuno yang tertulis dengan aksara pegon dan berisi tentang Kisah Nabi Yusuf. Bentuknya berupa puisi tradisional yang terikat dalam aturan yang disebut pupuh. Total dalam Lontar Yusuf terdapat 12 pupuh, 593 bait dan 4.366 larik.

Dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menetapkan Mocoan Lontar Yusuf sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) 2019.

Sementara pengunjung pameran ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk mendorong agar pengunjungnya mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki lokasi pameran.

Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan Pemkab Banyuwangi secara bertahap mulai menggelar sejumlah event di daerah untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata.

"Namun, protokol kesehatan tetap kami utamakan. Event bisa jalan, tapi pengunjung dan penyelenggara harus wajib taat prokes. Seperti di pameran purbakala ini, kami lengkapi dgn fitur aplikasi PeduliLindungi untuk memantau pengunjung," pungkas Ipuk.


(fat/fat)