PKB Dukung Khofifah Sahkan P-APBD Jatim 2021

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 17:23 WIB
fauzan fuadi
Ketua Fraksi PKB Fauzan Fuadi (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DPRD Jatim mendukung penuh Gubernur Khofifah Indar Parawansa untuk segera mengesahkan Perubahan APBD tahun 2021. Rencananya, P-APBD akan diketok malam ini.

"Fraksi PKB DPRD Jatim berkomitmen untuk mensukseskan jalannya pemerintahan di Jatim dengan cara turut mengesahkan P-APBD 2021 Jatim," kata Ketua Fraksi PKB Fauzan Fuadi kepada detikcom, Kamis (30/9/2021).

Fauzan mengatakan dukungan Fraksi PKB kepada Pemprov Jatim khususnya Gubernur Khofifah sudah mutlak. Seluruh anggota DPRD Jatim dari PKB akan mengawal dan menyukseskan P-APBD 2021 ini.

"Langkah tersebut dilakukan setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap postur APBD 2021 yang sempat berjalan alot saat pembahasan hingga saat sidang paripurna bersama dewan dan eksekutif Pemprov Jatim beberapa hari lalu. Kita tegaskan PKB all out mendukung Ibu Gubernur," ungkapnya.

Fraksi PKB, lanjut Fauzan, menganggap dinamika politik anggaran saat pembahasan APBD merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan. Sebab, hal itu bagian dari menjalankan fungsi check and balance serta kontrol terhadap pelaksanaan penggunaan APBD oleh eksekutif. Sehingga setelah dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap postur APBD serta adanya pembenahan yang dilakukan oleh eksekutif, Fraksi PKB berkomitmen untuk menyetujui dan mengesahkan P-APBD 2021 Jatim.

"Dalam arti lain, PKB siap untuk mem-back-up Gubernur Khofifah dalam proses pelaksanaan penggunaan APBD Jatim dengan tetap menjalankan fungsi kontrol dengan baik. Sebab, PKB tidak ingin program yang pro-terhadap rakyat tidak diprioritaskan," katanya.

"Karenanya PKB bersyukur untuk dipenuhinya honor perawat Ponkesdes selama 12 bulan, juga insentif bagi Guru TK selama 9 bulan dan Guru Madin selama 12 penuh dalam program BBDGS. Ini semua terwujud karena komunikasi yg baik semua pihak, termasuk Fraksi PKB dengan Gubernur," tambahnya.

Diketahui, Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD Tahun 2021 sebesar Rp 32.245.142.470.547. Sementara, pada Belanja Daerah di Perubahan APBD Tahun 2021 sebesar Rp 35.896.891.762.129.

Dari struktur perangkaan antara Pendapatan Daerah dengan Belanja Daerah pada P-APBD Jatim Tahun Anggaran 2021, maka secara keseluruhan P-APBD Jatim Tahun Anggaran 2021 mengalami defisit sebesar Rp 3.651.749.291.582. Defisit ini nantinya akan ditutup dengan Pembiayaan Netto.

(iwd/iwd)