Tol Kediri-Tulungagung Segera Dibangun, Pemkot Gelar Studi Amdal

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 15:09 WIB
tol kediri-tulungagung
Konsultasi amdal pembangunan Tol Kediri-Tulungagung (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kota Kediri -

Pembangunan tol yang menghubungkan Kediri-Tulungagung sepanjang 44,51 km akan segera dimulai. Sebelum memulai pembangunan, sejumlah persiapan telah dilakukan.

Salah satunya adalah menggelar konsultasi publik studi analisa dampak lingkungan dengan mengundang berbagai pihak. Kegiatan itu digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (29/9/2021).

Konsultasi amdal ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan tol dan dampak yang mungkin saja terjadi. Di sini lurah dan perwakilan masyarakat yang hadir dapat menyampaikan saran, pendapat dan tanggapan tentang rencana pembangunan tol Kediri-Tulungagung yang rencananya akan mulai dilaksanakan tahun 2022.

Di Kota Kediri ada 8 kelurahan yang akan dilintasi pembangunan jalan tol ini yakni Kelurahan Mrican, Gayam, Ngampel, Bujel, Mojoroto, Sukorame, Pojok, dan Semampir.

"Konsultasi publik amdal ini adalah titik awal pembangunan jalan tol Kediri-Tulungangung. Kontribusi perwakilan masyarakat dalam memberikan saran, pendapat, dan tanggapan sangat penting untuk meminimalisir dampak negatif pada pembangunan jalan tol nantinya," ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Kamis (30/9/2021).

Abu mengatakan masyarakat dan instansi terkait nantinya dapat bersama-sama mengawal proses pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung hingga tuntas.

"Adanya komunikasi dan konsultasi yang baik antara PT Gudang Garam, PT Karsa Buana Lestari sebagai konsultan, instansi terkait dan masyarakat sangatlah penting. Supaya pembangunan jalan tol Kediri-Tulungagung ini dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan kita semua," imbuh Abu.

Di kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Kediri, Chevy Ning Suyudi juga menyampaikan bahwa adanya konsultasi public study amdal ini sangatlah penting dalam memperkirakan dan meminimalisir dampak yang akan diterima masyarakat Kota Kediri.

"Masukan dari warga pada konsultasi publik studi amdal ini akan menjadi 1 dokumen amdal yang nantinya akan jadi dasar pembuatan DED jalan tol," ujarnya.