Round-up

Saat Demo Peternak di Blitar Berujung Rebutan Telur Gratis

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 10:00 WIB
Blitar -

Demo peternak di Blitar dibubarkan polisi karena terjadi kerumunan warga yang berburu telur gratis. Akhirnya pembagian telur dibagi menjadi beberapa titik.

Koordinator demo, Yessy mengatakan, dalam aksi itu ada sekitar 4.500 peternak layer yang menyiapkan 5.000 paket telur gratis. Tiap paket diisi telur 6-7 butir atau 1/2 kilogram.

Rencananya, telur dibagikan gratis kepada pengguna jalan dan dijual dengan harga standar Kemendag di bazar depan Kantor Pemkab Blitar. Namun, semua skema demo untuk menuntut pemerintah lebih peduli terhadap nasib peternak ini gagal total. Ribuan warga menyerbu lokasi demo hingga dibubarkan polisi.

"Karena mobil pengangkut telur tidak bisa masuk lokasi, dan kami khawatir telur yang dibagikan malah rusak, maka kami sebar pembagian telur di beberapa lokasi," kata Yessy di depan Kantor Pemkab Blitar, Selasa (28/9/2021).

Beberapa lokasi pembagian telur itu, lanjut dia, di depan kantor DPRD Kabupaten Blitar, depan Pasar Kanigoro dan simpang empat Jalan Bali.

Namun pembagian telur di beberapa lokasi itu juga tidak bisa terlaksana dengan baik. Beberapa mobil pikap yang bergeser dari depan Kantor Pemkab Blitar sudah diserbu massa di simpang tiga Kanigoro.

"Terpaksa saya bagikan di sini. Sudah diadang massa, langsung ludes rebutan semua. Kami gak bisa atur mereka berebut semua," kata seorang peternak, Yahya.

Informasi yang diterima Yahya di grup peternak layer Blitar, pembagian telur gratis dilakukan di setiap traffic light. Mulai dari Kanigoro ke arah timur sampai Talun. Lalu dari Kanigoro ke arah barat, sampai perbatasan Kabupaten Blitar-Kediri.

Kericuhan muncul di beberapa tempat. "Info di grup, semua titik ramai diserbu warga. Sampai kami gak bisa bergerak, mereka ambil sendiri semua," pungkasnya.

Demo peternak di Blitar batal digelar meski sempat menimbulkan kerumunan. Ternyata, demo itu belum mendapat izin dari pihak kepolisian.

Maka dari itu, saat demo siap digelar di depan Kantor Pemkab Blitar, polisi menutup jalan selama tiga jam untuk mencegah bertambah banyaknya massa yang datang.