Pria yang Tewas Bersimbah Darah di Blitar Korban Pembunuhan

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 11:18 WIB
Warga Desa Babadan, Kecamatan Wlingi menemukan seorang pria bersimbah darah terkapar di jalan. Tak lama berselang, pria itu mengembuskan napas terakhir.
Evakuasi pria tewas bersimbah darah/Foto: Istimewa (dok.Polres Blitar)
Blitar -

Arhab Muhlisin (31) tewas bersimbah darah di jalan, Kabupaten Blitar pada Rabu (22/9). Ia menjadi korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudo Setyantono menjelaskan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Proses autopsi dilakukan oleh tim medis dari RS Bhayangkara Kediri.

"Dari autopsi itu, kesimpulan sementara kami, korban tewas karena kematian yang tidak wajar. Sebagai korban pembunuhan," ungkapnya, Jumat (24/9/2021).

Beberapa luka tusukan ditemukan di tubuh korban. Di antaranya di bawah mata kiri dan bagian leher kiri. Arah luka tusukan dari kanan ke kiri dengan kedalaman sampai 12 cm.

"Penyebab kematiannya, karena adanya luka tusukan pada leher kanan yang mengakibatkan putusnya pembuluh darah leher. Karena kedalaman luka 12 cm," imbuh AKP Ardyan.

Jika dilihat dari luka di beberapa bagian tubuh, Ardyan menduga, korban tidak melawan ketika mendapatkan serangan. Korban diserang menggunakan sebuah alat yang tajam. Alat atau benda tajam tersebut dengan lebar maksimal empat cm dan panjang minimal 11 cm.

"Kami memang menemukan gagang pisau yang berlumuran darah di dekat lokasi kejadian. Sampai saat ini ada enam saksi yang telah kami periksa. Dan semua keterangan mereka mengerucut ke satu nama. Terduga pelaku kabur, kami masih buru," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Babadan, Kecamatan Wlingi menemukan seorang pria bersimbah darah terkapar di jalan. Tak lama berselang, pria itu mengembuskan napas terakhir.

Lihat juga video 'Emosi Ditegur Jadi Pengangguran, Remaja di Jepara Tikam Ibu Kandung':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)