Round-Up

Asmara Terlarang dan Cinta Segitiga Berujung Kematian Tragis Diana

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 09:06 WIB
pembunuhan di blitar
Karung di atas motor yang berisi mayat Diana (Foto: Dok. Polres Blitar Kota)
Blitar -

Kasus penemuan mayat wanita dalam karung sedikit demi sedikit mulai terkuak. Asmara terlarang diduga menjadi penyebab tewasnya perempuan bernama Diana Wahyu Lestari (30) yang mayatnya ditemukan dalam karung pada Rabu (1/9) di pekarangan sengon di Desa Kawedusan, Ponggok, Blitar.

Diana sendiri diduga dibunuh oleh Hari Istiawan (45) yang selama ini menjadi selingkuhannya sebelum Hari mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Mereka berdua yang sudah punya pasangan masing-masing dan juga anak, mempunyai hubungan asmara terlarang cukup lama. Bahkan hubungan itu sudah terjalin sebelum Diana menikah dengan pria yang sekarang menjadi suaminya.

"Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, mereka ini mempunyai hubungan asmara. Kami juga menemukan chat keduanya di handphone masing-masing. Mungkin saja Hari ini cemburu, karena Diana punya pria idaman lain lagi," tutur ujar Kapolresta Blitar AKBP Yudhi Heri Setiawan, Kamis (2/9/2021).

Dari informasi yang dihimpun, baik istri Hari maupun suami Diana sudah mengetahui asmara terlarang keduanya. Diana memang jarang bertemu suaminya yang tinggal di Kademangan. Dia lebih sering menginap di Srengat bersama anak dan ibunya. Hubungan asmara Hari dan Diana sudah menjadi rahasia umum bagi rekan-rekan sekerja mereka di peternakan ayam tempat mereka bekerja.

Polisi sendiri sudah melakukan autopsi terhadap jenazah Hari dan Diana. Autopsi telah dilakukan Rabu (1/9) malam di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Hari tewas akibat jeratan di leher atau bunuh diri. Sedangkan di jasad Diana, ditemukan luka lebam di bagian wajah. Luka inilah yang menjadi penyebab Diana tewas.

"Untuk yang mayat wanita, meninggalnya akibat pukulan benda tumpul di bagian wajah. Ada bekas lebam-lebam di wajahnya," ungkap Yudhi.

Hasil pemeriksaan juga menemukan, motor dengan nomor polisi AG 2038 OT itu adalah inventaris milik peternakan ayam tempat mereka berdua bekerja. Informasi yang dihimpun detikcom dari warga sekitar Kawedusan, Hari bekerja dengan posisi sebagai mandor peternakan. Sedangkan Diana sebagai juru masaknya.

Mayat Hari dan Diana ditemukan di pekarangan Sengon milik warga di Desa Kawedusan, Ponggok, Blitar pada Rabu (1/9). Mayat Hari ditemukan tergantung di pohon sengon. Sementara mayat Diana ditemukan di dalam karung di atas motor. Mayat mereka berjarak kurang lebih 50 meter.

Lihat juga video 'Cinta Segitiga Picu Wanita Asal Jakarta Otaki Begal Taksi Online di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)