BOR RS COVID-19 Jatim di Bawah 5%, Pasien Tinggal 1 Orang

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 08:41 WIB
Hospital COVID
Healthcare workers during an intubation procedure to a COVID patient
Foto: Getty Images/Tempura
Surabaya -

Kasus harian COVID-19 terus menurun. RS untuk pasien COVID-19 di Jatim pada Juni-awal Agustus 2021 sempat overload, kini di pertengahan September sudah turun drastis. Bahkan, hanya ada satu pasien Corona yang dirawat di RS.

Hal ini disampaikan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jatim, dr Dodo Anando MPh. Bahkan, Bed Occupancy Rate (BOR) yang mulanya 100%, kini sudah di bawah 5%.

"BOR saat ini di bawah 5%, 3% se-Jatim. Pokonya sudah di bawah 5%," kata dr Dodo saat dihubungi detikcom, Selasa (21/9/2021).

Sama hanya di Surabaya, di mana banyak RS yang sudah bernafas lega. Sebab, pasien yang tersisa hanya 1-3 orang saja.

Dodo mencontohkan, di RS Islam (RSI) Jalan Ahmad Yani sendiri tinggal satu pasien COVID-19. Artinya, BOR ICU hanya 1% dan sudah menurun signifikan.

Baca juga: Satgas Beberkan Penyebab Rendahnya Vaksinasi di Madura Raya dan Situbondo

"Di RSI A Yani tinggal 1 pasien, itu juga bukan warga Surabaya. Surabaya sendiri banyak yang kosong sudah. Tinggal 1-2. Ya tinggal 5%. Ada yang di tempat saya (RSI A Yani) ini 1% saja, tempat tidurnya 101, penghuni 1," jelas Dodo yang juga sebagai Dirut RSI A Yani.

Mewakili Persi Jatim, Dodo juga berterima kasih kepada masyarakat sehingga RS saat ini sudah bernafas lega, baik dokter, perawat, petugas, dan lainnya.

"Kita sekarang memikirkan yang non COVID-19. Sebagian RS ada yang mengkonversi dari TT yang disediakan untuk COVID-19 sudah dikurangi, kurang lebih 50% lah. Seperti di RSI A Yani saya sisakan 45 TT, yang 56 kita pakai untuk non COVID-19," urainya.

Sama halnya di RS Husada Utama (RSHU) Surabaya. Pasien COVID-19 yang dirawat saat ini hanya 3 orang saja.

"Pasien COVID-19 di RSHU sudah habis. Tinggal 3 pasien saja sekarang. Turunnya sudah sangat signifikan, sudah pantas lah Level 1 (PPKM)," pungkas Dirut RSHU dr Didi Dewanto SpOG.

Simak video 'Kala Dunia Apresiasi Kinerja RI dalam Mengendalikan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)