Satgas Beberkan Penyebab Rendahnya Vaksinasi di Madura Raya dan Situbondo

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 21:07 WIB
dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim
Anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim Dr Makhyan Jibril//Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Vaksinasi COVID-19 di Madura Raya masih di bawah 20 persen untuk dosis pertama. Capaian serupa terjadi di Situbondo.

Madura Raya terdiri dari Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep. Anggota Satgas Kuratif COVID-19 Jatim Dr Makhyan Jibril mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya capaian vaksinasi di 5 daerah tersebut.

"Kita pantau di 5 daerah, di antaranya di Madura Raya, Situbondo ini cakupan vaksinasinya masih rendah. Ada beberapa faktor, pertama mungkin memang dari literasi masyarakat sekitar terhadap COVID-19 dan vaksinasi masih kurang," kata Jibril kepada detikcom, Senin (20/9/2021).

Jibril juga mengatakan, pemerintah sudah menyediakan gerai vaksinasi. Tapi masih terbilang minim peminat.

Menurut Jibril, ada indikasi minim koordinasi yang terjadi di daerah-daerah tersebut. Salah satunya kurangnya kerja sama antarlini, termasuk dukungan pihak swasta.

"Padahal vaksinasi ini penting untuk membentuk herd immunity. Rendahnya literasi ditambah koordinasi yang belum maksimal jadi sulit. Minimnya koordinasi untuk menggelar vaksinasi massal, atau mempermudah jangkauan kepada masyarakat agar bisa menerima vaksin ini sangat diperlukan," ungkapnya.

Simak juga 'Keraton Solo Gelar Vaksinasi, Gibran: Capaian Vaksinasi 107%':

[Gambas:Video 20detik]



Faktor lainnya, lanjut Jibril, yakni stok vaksin. Namun menurutnya, stok vaksin di 5 daerah tersebut masih mencukupi.

Dalam data Satgas COVID-19 Jatim, stok vaksin di Bangkalan masih cukup banyak yakni 329.958 dosis. Kemudian di Sampang yakni 176.195 dosis. Di Sumenep masih ada stok 37.579 dosis. Lalu di Pamekasan ada stok 20.264 dosis. Di Situbondo sebanyak 25.361 dosis.

Sebelumnya diketahui, vaksinasi dosis pertama di Bangkalan baru mencapai 18,93 persen. Untuk dosis kedua mencapai 8,33 persen. Lalu di Situbondo, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 15,82 persen. Dosis kedua 8,30 persen. Di Sampang, vaksinasi dosis pertama mencapai 14,10 persen. Untuk dosis kedua 5,79 persen.

Di Pamekasan, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 12,72 persen. Untuk dosis kedua mencapai 6,87 persen. Sedangkan di Sumenep, vaksinasi dosis pertama baru mencapai 12,33 persen. Dosis kedua 5,54 persen.

(sun/bdh)