Pemkot Malang Minta Maaf soal Wali Kota Sutiaji Gowes Masuk Pantai Selatan

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 15:08 WIB
Rombongan Gowes Pemkot Malang Paksa Masuk Pantai Malang Selatan
Rombongan gowes pejabat Pemkot Malang paksa masuk pantai viral (Foto: Istimewa)
Malang -

Pemkot Malang akhirnya meminta maaf. Itu setelah gowes bareng Wali Kota Sutiaji disorot publik. Pemkot Malang juga akan menghormati proses hukum dugaan pelanggaran PPKM Level 3.

"Dalam konteks ini pastinya kami benar-benar menyampaikan permintaan maaf dan permohonan maaf yang sedalam- dalamnya," ucap Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso kepada wartawan di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Senin (20/9/2021).

Permohonan maaf disampaikan setelah gowes bareng menjadi perdebatan di masyarakat.

"Kejadian utamanya lebih karena di sana tidak ada sinyal untuk komunikasi secara detil di awal. Sehingga ada miss komunikasi dan miss koordinasi dengan adanya satgas saat itu berjaga di pintu depan. Inilah yang kemudian kemarin kejadian sepotong ini, kemudian menjadi bahan perdebatan," ujar Erik.

Erik memastikan pihaknya akan mengikuti proses hukum yang tengah berjalan. Dalam upaya mengungkap adanya pelanggaran PPKM Level 3.

Baca juga: Sekkota Malang Bantah Paksa Masuk Pantai Selatan saat Wali Kota Sutiaji Gowes

"Selanjutnya kami pasti akan mengikuti alur proses yang nanti akan ditetapkan baik dari polsek maupun polres setempat," tegasnya.

Dari pantauan detikcom, wajah Erik terlihat jelas dalam foto dan video yang viral. Saat momen, petugas gabungan menghadap rombongan gowes Wali Kota Sutiaji memaksa masuk kawasan pantai Kondang Merak berada di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Ada sekitar 50 orang ikut dalam kegiatan dianggap melanggar PPKM. Mereka pejabat serta ASN di lingkungan Pemkot Malang. Mereka juga membawa kendaraan dinas, selain satu unit mobil ambulance.

Rombongan gowes ini, sempat dihentikan petugas gabungan saat akan masuk kawasan Pantai Kondang Merak dan Pantai Banyu Meneng. Dalam satu video pendek, beberapa petugas tampak mengadang rombongan tersebut. Lantaran kawasan pantai di wilayah Bantur masih ditutup bagi pengunjung, karena masih diterapkan PPKM Level 3 dan Surat Keputusan Bupati Malang.

"Iya benar, kejadiannya kemarin sekitar pukul 10 pagi. Sekarang ditangani Polres Malang," kata Kapolsek Bantur AKP Slamet Subagyo saat dikonfirmasi detikcom, Senin (20/9/2021).

(fat/fat)