Menparekraf Terkesan dengan Keramahan Warga Desa Wisata Ranupani

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 16:47 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ranupani. Desa ini berada di Kecamatan Senduro, Lumajang.
Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ranupani/Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom
Lumajang -

Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ranupani. Desa ini berada di Kecamatan Senduro, Lumajang.

Dalam kunjungannya, ia memberikan Anugerah Desa Wisata Indonesia kepada Desa Ranupani, sebagai 50 wisata terbaik Indonesia. Desa Ranupani lolos dalam penilaian dewan juri, dari 1.830 desa wisata se-Indonesia.

"Dengan penuh rasa syukur atas nama pemerintah RI, kami menganugerahkan Wisata Ranupani sebagai 50 wisata terbaik Indonesia bangkit," ujar Menparekraf, Minggu (19/9/2021).

Saat berada di Desa Ranupani, Sandi menyempatkan untuk bermalam. Ia juga berolahraga serta naik ojek kuda berkeliling Danau Ranupani yang indah.

"Saya sangat terkesan, kagum dengan Desa Wisata Ranupani ini, karena tidak hanya fasilitas mumpuni seperti toilet bersih. Namun masyarakatnya ramah," ujar Sandi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga meresmikan Amfiteater yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang di samping Danau Ranupani. Saat di Amfiteater, ia disuguhi kesenian kuda kepang yang dimainkan anak-anak.

Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ranupani. Desa ini berada di Kecamatan Senduro, Lumajang.Menparekraf Sandiaga Uno melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Ranupani/Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom

Menurut Sandi, wisata saat ini bergerak dari wisata yang berbasis kuantitas menjadi kualitas. Di mana wisatawan mencari wisata alam terbuka dan budaya seperti di Desa Ranupani.

Agar wisata bisa bangkit, ia mengajak masyarakat untuk bisa mengendalikan pandemi. Dengan cara menjaga protokol kesehatan serta melakukan vaksinasi COVID-19.

"Kuncinya adalah pengendalian pandemi, vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan," pungkas Sandi.

(sun/bdh)