Menparekraf Klarifikasi soal Menko Marves Larang Turis Backpacker ke Indonesia

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 22:22 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno
Menparekraf di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Menparekraf Sandiaga Uno mengklarifikasi soal Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, tentang larangan turis backpacker berkunjung ke Bali dan Indonesia. Sandiaga menyebut
Indonesia menerima semua turis asing, tanpa terkecuali.

Menurut Sandiaga, Luhut menginginkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan. Wisman yang berkualitas dalam hal lenght of stay atau lama tinggal dan pengeluaran atau spending.

"Ini perlu saya klarifikasi, karena sudah bicara dengan beliau (Luhut). Yang dimaksud beliau adalah kita menginginkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan dari segi length of stay dan quality spending," kata Sandiaga di hotel Kokoon Banyuwangi, Sabtu (18/9/2021).

"Saya ini jika traveling pakai backpack. Berarti saya tidak boleh dong berwisata," tambahnya.

Menurutnya wisman yang dilarang ke Indonesia adalah yang tidak menjaga protokol kesehatan, lingkungan dan memberatkan karena membuat onar.

"Yang dimaksud backpaker ini yang disalah artikan. Yang dimaksud itu para wisatawan yang tidak menjaga protokol kesehatan, para backpact yang tidak menjaga lingkungan, yang dimaksud backpack yang justru memberatkan datang kesini, bukannya memberikan kontribusi perekonomian tapi selalu melanggar aturan. Itu yang dimaksud beliau," tambahnya.